Rabu, 22 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pelajaran dari Kembalinya Trump ke Gedung Putih

Mantan Presiden Donald Trump menyelesaikan aksi comeback yang luar biasa pada Kamis 7 November 2024.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Donald Trump saat pidato kemenangan Pilpres AS. Mantan Presiden Donald Trump menyelesaikan aksi comeback yang luar biasa pada Kamis 7 November 2024. 

Misalnya, inisiatif pemungutan suara tentang aborsi di Florida tidak memperoleh mayoritas 60 persen yang dibutuhkan untuk meloloskannya. Namun mayoritas yang jelas, sekitar 57 persen, berpihak pada kubu liberal.

Namun, intinya adalah bahwa isu aborsi tidak terbukti sekuat yang Harris butuhkan.

Akan terjadi pertikaian serius di internal Partai Demokrat
Hasilnya adalah bencana bagi Demokrat. Calon mereka kalah dari seorang pria yang oleh banyak orang di partai mereka dianggap sebagai bahaya nyata bagi demokrasi Amerika.

Jadi, saling tuding akan segera dimulai.

Banyak Demokrat akan merenungkan rangkaian peristiwa yang menyebabkan Biden menarik diri dari pencalonan pada bulan Juli. Itu terjadi setelah kekacauan debat pada akhir Juni.

Jumlah orang yang percaya presiden akan melakukan lebih baik daripada Harris sangatlah kecil.

Namun keputusannya untuk tidak mengundurkan diri setelah satu masa jabatan — dan kurangnya keinginan partai untuk melakukan pemilihan pendahuluan yang kompetitif terhadapnya — akan dipertanyakan kembali oleh mereka yang merasa proses seperti itu akan memperkuat Harris atau menghasilkan calon yang lebih baik.

Pesan kampanye Harris juga akan menjadi sasaran pengawasan ketat.

Apakah dia menghabiskan terlalu banyak waktu untuk berargumen bahwa Trump adalah seorang “fasis” yang hanya seperti berceramah di depan jemaatnya?

Apakah upaya untuk memenangkan hati para pemilih Republik yang tidak puas dengan berkampanye bersama tokoh-tokoh konservatif seperti mantan Rep. Liz Cheney (R-Wyoming) selalu ditakdirkan gagal?

Akankah konsentrasi yang lebih kuat pada isu-isu kelas pekerja membantu meredam daya tarik Trump, atau akankah strategi media yang lebih berani membuahkan hasil?

Pada tingkat tertentu, mungkin saja pertanyaan-pertanyaan ini tidak adil. Mungkin hambatan yang dihadapi Harris terkait ekonomi — dan sebagai wakil presiden dengan peringkat jajak pendapat yang biasa-biasa saja — terlalu berat untuk diatasi.

Tetapi hal itu tidak akan menghentikan pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk diajukan.

Trump mungkin saja bisa menyatukan pemerintahan GOP (Grand Old Party).

Trump akan memiliki mayoritas Republik di Senat — dan sangat mungkin di DPR juga.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 3/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved