Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Harris Akhiri Kampanye Pilpres AS di Gereja: Tidak Cukup Berdoa, Harus Bertindak

Kamala Harris dari Partai Demokrat menyampaikan pidato penutupnya untuk Pilpres AS di sebuah gereja.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Kamala Harris berpidato dalam kebaktian di Greater Emmanuel Institutional Church of God in Christ, Minggu, 3 November 2024, di Detroit. Kamala Harris dari Partai Demokrat menyampaikan pidato penutupnya untuk Pilpres AS di sebuah gereja. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Kamala Harris dari Partai Demokrat menyampaikan pidato penutupnya untuk Pilpres AS di sebuah gereja yang secara historis dihuni warga kulit hitam dan kepada warga Amerika keturunan Arab di medan perang Michigan pada hari Minggu. 

Sementara pesaingnya dari Partai Republik Donald Trump menyampaikan pidato yang bernada suram di sebuah rapat umum di Pennsylvania.

Jajak pendapat menunjukkan pasangan itu terlibat dalam persaingan ketat, dengan Wakil Presiden Harris, 60 tahun, didukung oleh dukungan kuat dari pemilih perempuan sementara mantan Presiden Trump, 78 tahun, memperoleh dukungan dari pemilih Hispanik, khususnya laki-laki.

Menurut jajak pendapat Reuters/Ipsos, para pemilih secara keseluruhan memandang kedua kandidat secara tidak baik, tetapi hal itu tidak menyurutkan mereka untuk memberikan suara.

Lebih dari 78 juta warga Amerika telah melakukannya menjelang Hari Pemilihan pada hari Selasa, menurut Laboratorium Pemilihan Universitas Florida, mendekati setengah dari total 160 juta suara yang diberikan pada tahun 2020, di mana jumlah pemilih AS mencapai yang tertinggi dalam lebih dari satu abad.

Kendali Kongres juga akan diperebutkan pada hari Selasa, dengan Partai Republik difavoritkan untuk meraih mayoritas di Senat sementara Partai Demokrat dianggap memiliki peluang yang sama untuk mengalahkan mayoritas tipis Partai Republik di DPR. Presiden yang partainya gagal menguasai kedua majelis telah berjuang untuk meloloskan undang-undang utama.

"Hanya dalam waktu dua hari, kita memiliki kekuatan untuk menentukan nasib bangsa kita untuk generasi mendatang," kata Harris kepada jemaat di Greater Emmanuel Institutional Church of God in Christ di Detroit. "Kita harus bertindak. Tidak cukup hanya berdoa; tidak cukup hanya berbicara."

Kemudian pada sebuah rapat umum di East Lansing, Michigan, ia menyampaikan pidato di hadapan 200.000 warga Arab Amerika di negara bagian itu, memulai pidatonya dengan penghormatan kepada para korban sipil perang Israel melawan kelompok teror di Gaza dan Lebanon.

"Tahun ini sulit, mengingat skala kematian dan kehancuran di Gaza dan mengingat korban sipil dan pengungsian di Lebanon, ini sangat menghancurkan. Dan sebagai presiden, saya akan melakukan segala daya saya untuk mengakhiri perang di Gaza," kata Harris disambut tepuk tangan.

“Untuk membawa semua sandera, mengakhiri penderitaan di Gaza, memastikan Israel aman, dan memastikan rakyat Palestina dapat mewujudkan hak mereka atas martabat, keamanan, kebebasan, dan penentuan nasib sendiri.”

Samah Noureddine, 44, seorang warga Amerika keturunan Lebanon dari Grosse Ile, sebuah kota dekat Detroit, mengatakan dia memilih Biden pada tahun 2020 tetapi memberikan suara untuk Jill Stein dari Partai Hijau tahun ini.

"Saya kesal karena Harris mendanai genosida dan jika kita mendapatkan Trump, kita juga akan menderita," katanya. "Saya muak dengan keduanya."

Banyak warga Amerika Arab dan Muslim serta kelompok aktivis antiperang telah mengecam dukungan AS terhadap Israel di tengah kehancuran yang disebabkan oleh perang yang dilancarkan musuh-musuhnya. Israel mengatakan pihaknya menargetkan kelompok teror Hamas dan Hizbullah.

Trump mengunjungi Dearborn, Michigan, jantung komunitas Arab Amerika, pada hari Jumat dan berjanji untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah tanpa mengatakan caranya.

Alih-alih menyebut nama Trump, Harris memilih untuk menyoroti rekam jejak lawannya pada hari Minggu terakhirnya di kampanye.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved