2 Hari Menuju Pilpres AS: Harris dan Trump Berebut Suara Pennsylvania
Donald Trump dan Kamala Harris fokus pada negara bagian, Carolina Utara, Pennsylvania dan Georgia.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Donald Trump dan Kamala Harris fokus pada negara bagian, Carolina Utara, Pennsylvania dan Georgia yang masih belum jelas arah politiknya.
Keduanya ingin memengaruhi pemilih yang belum menentukan pilihan. Dengan hanya dua hari tersisa (waktu Indonesia) hingga pemilihan presiden AS, kampanye telah mencapai puncaknya.
Calon Demokrat Kamala Harris dan pesaingnya dari Partai Republik Donald Trump sedang melakukan kunjungan ke negara-negara bagian yang belum menentukan pilihan untuk memengaruhi pemilih yang belum menentukan pilihan.
Pada hari Minggu, Harris berada di Michigan, sementara Trump berfokus pada Carolina Utara, Pennsylvania, dan Georgia.
Jajak pendapat New York Times/Siena terkini menunjukkan bahwa Trump dan Harris secara efektif imbang di Pennsylvania, masing-masing menerima 48 persen suara.
Sementara itu, menurut pelacak Jajak Pendapat Nasional FiveThirtyEight, Harris unggul tipis 1 poin persentase atas Trump.
Namun, keunggulan ini menyusut, yang menunjukkan bahwa salah satu kandidat memiliki peluang kuat untuk menang.
Di negara-negara bagian yang krusial, persaingan makin ketat, dengan para kandidat sering kali mengubah keunggulan mereka berdasarkan jajak pendapat terkini.
Negara-negara medan pertempuran utama meliputi Pennsylvania, North Carolina, Georgia, Michigan, Arizona, Wisconsin, dan Nevada.
Menurut pelacak harian FiveThirtyEight, Harris memiliki keunggulan tipis di Michigan dan Wisconsin, dengan margin masing-masing sekitar 0,8 poin dan 0,6 poin.
Di sisi lain, Trump semakin unggul di Arizona, di mana ia saat ini unggul 2,5 poin atas Harris. Di North Carolina dan Georgia, keunggulannya berkisar sekitar 1,5 poin. Selain itu, Trump mempertahankan keunggulan 0,9 poin di Nevada dan unggul tipis 0,3 poin di negara bagian Pennsylvania yang krusial.
Harris melakukan pemberhentian pertamanya di Detroit, di mana ia berbicara kepada jemaat gereja.
“Kami mendengar Harris berbicara tentang perlunya mempersatukan negara, untuk membantunya pulih setelah pemilu yang memecah belah,” kata Teresa Bo dari Al Jazeera, yang melaporkan dari Detroit, Michigan.
"Ia tentu saja menarik bagi para pemilih Afrika-Amerika di Michigan, negara bagian yang sangat penting. Jajak pendapat terkini menunjukkan bahwa ia tertinggal, terutama di kalangan pria Afrika-Amerika. Banyak orang yang telah kami ajak bicara mengatakan bahwa mereka tidak akan memilih karena mereka tidak yakin hal itu akan memengaruhi kehidupan mereka," kata Bo.
Kemudian pada hari itu, Harris menyebutkan bahwa ia telah menyerahkan surat suaranya untuk pemilihan umum 2024, dan mengirimkannya ke California. Ia melanjutkan kampanyenya di Michigan dalam upaya untuk mendapatkan dukungan dari para pemilih Arab Amerika .
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/041124-survei-AS.jpg)