Cewek Manado
Cerita Cewek Manado Veronica Rompas Tempuh Pendidikan di IPDN, Keluar dari Zona Nyaman
Perjalanan Veronica hingga berhasil masuk IPDN adalah kisah perjuangan dan komitmen yang membawanya keluar dari zona nyaman
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Di usia yang masih muda, cewek Manado Veronica Mercy Rompas sudah mencatatkan langkah besar dalam hidupnya.
Gadis kelahiran Manado, 7 Desember 2004 ini kini tengah menempuh pendidikan di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Jawa Barat tingkat 3.
Perjalanan Veronica hingga berhasil masuk IPDN adalah kisah perjuangan dan komitmen yang membawanya keluar dari zona nyaman, demi mencapai cita-cita menjadi abdi negara.
Baca juga: Cewek Manado Monica Tambajong, Nyalakan Semangat Kaum Muda di Hari Sumpah Pemuda
Awal perjuangan Veronica dimulai sejak di bangku Sekolah Menengah Atas (SMA).
Saat duduk di bangku SMA Negeri 9 Binsus Manado, bakat dan minatnya dalam banyak bidang, terutama di bidang akademik, mulai terlihat.
Selepas SMA, Veronica diterima di Fakultas Teknik Sipil, Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado.
Namun, semangatnya untuk belajar dan mengejar tantangan yang lebih besar membuatnya mengambil langkah berani.
"Waktu itu, saya merasa ada panggilan untuk melakukan sesuatu yang lebih berarti. Karena itu, saya memberanikan diri ikut seleksi IPDN," katanya, Selasa 29/10/2024.
Keputusan untuk meninggalkan kuliah di semester tiga bukanlah pilihan mudah bagi Veronica.
Meski jalur ini menuntut banyak pengorbanan, ia mengaku sudah siap dengan risiko yang ada.
“Saya tahu IPDN bukan tempat yang mudah, tetapi inilah yang saya inginkan untuk masa depan saya,” ujarnya.
Ketekunan dan kesungguhannya berbuah manis saat ia dinyatakan lulus dan resmi bergabung dengan IPDN.
Motivasi Veronica untuk masuk IPDN bukan sekadar mencari pendidikan yang lebih tinggi atau mendapatkan pekerjaan yang aman.
Sebagai seorang puteri Kawanua, ia memiliki impian besar untuk turut memajukan bangsa.
Ia bertekad agar dirinya tidak hanya berkontribusi di tingkat lokal, tetapi juga membawa nama Indonesia ke kancah internasional.
| Makna Paskah bagi Cewek Asal Manado Oktaviani Welingan, Bentuk Implementasi Kasih Tuhan |
|
|---|
| Profil Stevany Lidya Onseng Perawat Mata di Manado yang Mengabdi 10 Tahun Sambil Mengejar Pendidikan |
|
|---|
| Profil Cewek Manado Natalia Anastasia Candra: Pantang Menyerah dalam Bekerja |
|
|---|
| Cewek Manado Diva Ferodisya Mait Bercinta-cita jadi Dokter, Aktif Juga di Dunia Model |
|
|---|
| Padukan Filosofi Jepang-Minahasa, Gabriela Thambas Ukir Sejarah, Lulus Cum Laude Hanya 3,5 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Veronica-Rompas-zdfbsdb.jpg)