Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kutipan Bijak

12 Kutipan Bijak Immanuel Kant tentang Manusia dan Kebijaksanaan

Melalui kutipan-kutipan dari Immanuel Kant ini, Kita diajak untuk melihat keterbatasan manusia sebagai kekuatan.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
Ahmad Agus/Siswa PKL SMKN 5 Manado.
Kutipan Bijak Immanuel Kant 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Di tengah keterbatasan dan ketidaksempurnaan, kita diajak untuk menemukan nilai sejati bukan dari harta benda, melainkan dari kemampuan untuk hidup dengan sederhana dan penuh makna.

Melalui kutipan-kutipan dari Immanuel Kant ini, Kita diajak untuk melihat keterbatasan manusia sebagai kekuatan dan memahami bahwa kebahagiaan dan kebijaksanaan lahir dari penerimaan akan ketidaksempurnaan serta usaha untuk menjalani hidup dengan bermakna.

Dikutip dari goodreads Simak 12 Kutipan Bijak Immanuel Kant tentang Manusia dan Kebijaksanaan.

  1. “We are not rich by what we possess but by what we can do without”. ("Kita tidak kaya karena apa yang kita miliki, tetapi karena apa yang bisa kita lepaskan”). 
  2.  “I had to deny knowledge in order to make room for faith”. (“Aku harus menolak pengetahuan agar ada ruang bagi iman”).
  3. “One who makes himself a worm cannot complain afterwards if people step on him”. (“Siapa pun yang merendahkan dirinya menjadi seperti cacing tidak boleh mengeluh jika orang menginjaknya “). 
  4. “Rules for happiness: something to do, someone to love, something to hope for”. (“Aturan kebahagiaan: sesuatu untuk dilakukan, seseorang untuk dicintai, sesuatu untuk diharapkan “).
  5. “Where as the beautiful is limited, the sublime is limitless, so that the mind in the presence of the sublime, attempting to imagine what it cannot, has pain in the failure but pleasure in contemplating the immensity of the attempt”. (“Sementara yang indah itu terbatas, yang agung tak terbatas, sehingga pikiran yang mencoba membayangkannya merasa sakit karena gagal, tetapi juga menemukan kesenangan dalam merenungkan kebesaran upaya tersebut “). 
  6. “Out of the crooked timber of humanity, no straight thing was ever made”. (“Dari kayu bengkok sifat manusia, tidak ada hal lurus yang bisa dihasilkan “). 
  7. “Seek not the favor of the multitude; it is seldom got by honest and lawful means. But seek the testimony of few; and number not voices, but weigh them”. (“Jangan mencari dukungan dari banyak orang; jarang sekali itu diperoleh dengan cara jujur dan sah. Carilah kesaksian dari sedikit orang, dan bukan menghitung suara, tetapi menimbang nilainya “).
  8. “Genius is the ability to independently arrive at and understand concepts that would normally have to be taught by another person”. (“Kejeniusan adalah kemampuan untuk secara mandiri memahami konsep-konsep yang biasanya harus diajarkan oleh orang lain”). 
  9. “The death of dogma is the birth of morality”. (“Matinya dogma adalah lahirnya moralitas”).
  10. “But only he who, himself enlightened, is not afraid of shadows”. (“Hanya dia yang tercerahkan yang tidak takut pada bayangan “). 
  11. “Thoughts without content are empty, intuitions without concepts are blind”. (“Pikiran tanpa isi itu kosong, intuisi tanpa konsep itu buta “). 
  12. “Space and time are the framework within which the mind is constrained to construct its experience of reality”. (“Ruang dan waktu adalah kerangka tempat pikiran terikat untuk membangun pengalaman tentang realitas “). (Mahasiswa Unima/Trisinar)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

 

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved