Breaking News
Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Tiga Tentara Israel Tewas dalam Pertempuran di Front Gaza dan Lebanon

Tiga tentara Israel tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza dan Lebanon dalam dua hari terakhir.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Sersan Mayor Yishai Netanel Greenbaum, Sersan Ofir Berkovich dan Sersan Elishai Young. Tiga tentara Israel tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza dan Lebanon dalam dua hari terakhir. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Tel Aviv - Tiga tentara Israel tewas dalam pertempuran di Jalur Gaza dan Lebanon dalam dua hari terakhir.

Sedangkan puluhan pejuang Hizbullah dan Hamas ikut tewas dalam perang tersebut.

Sersan Mayor (Purn) Yishai Netanel Greenbaum, 38, prajurit kedua tewas setelah menjalani perawatan dalam pertempuran 9 Oktober lalu.

IDF mengumumkan tewasnya dua tentara selama pertempuran di Jalur Gaza utara pada hari Sabtu, saat IDF terus melanjutkan serangan barunya terhadap Hamas di daerah Jabaliya.

Sementara itu, laporan pejabat rumah sakit setempat, jurnalis Associated Press, dan kantor berita Otoritas Palestina mengatakan lebih dari 50 orang tewas dalam beberapa serangan udara Israel selama satu hari terakhir.

IDF mengatakan serangannya menargetkan lokasi-lokasi teroris di Jalur Gaza, dan mengambil langkah-langkah untuk memperingatkan pihak-pihak yang tidak terlibat agar meninggalkan daerah tersebut. Dikatakan bahwa pasukan telah menewaskan puluhan orang bersenjata dalam pertempuran jarak dekat.

Pasukan yang terbunuh tersebut bernama Sersan Staf Ofir Berkovich, 20 tahun, dari Modi'in, dan Sersan Elishai Young, 19 tahun, dari Dimona.

Sementara itu, pertempuran antara Israel dan Hizbullah berlanjut sepanjang hari Minggu 20 Oktober, dengan media pemerintah Lebanon mengatakan dua serangan Israel menargetkan Beirut selatan setelah militer memperingatkan warga sipil untuk mengungsi dari benteng kelompok teror Hizbullah Lebanon.

Menurut Kantor Berita Nasional Lebanon, salah satu serangan menghantam bangunan perumahan di Haret Hreik.

Sekitar pukul 5:45 pagi, siaran langsung cakrawala Beirut menampilkan suara pesawat yang diikuti oleh ledakan di ibu kota Lebanon. Media Al-Manar melaporkan bahwa ledakan itu adalah serangan Israel terhadap ibu kota Lebanon.

Pada hari lalu, lebih dari 65 anggota Hizbullah tewas dalam serangan udara Israel di Lebanon selatan, kata IDF Minggu pagi.

Menurut militer, IAF menyerang puluhan target Hizbullah sementara empat divisi terus beroperasi di darat melawan kelompok teror tersebut.

Musuh Israel terus menembaki Israel pada hari Minggu, dengan IAF mengatakan bahwa mereka mencegat “target udara mencurigakan” di atas laut di Haifa, sebuah insiden yang tidak memicu sirene.

Kedua prajurit  yang bertugas di Gaza berdinas di Brigade Lapis Baja ke-401, Batalyon ke-52.

Kematian mereka menambah jumlah korban Israel dalam serangan darat terhadap Hamas di Gaza dan operasi militer di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza menjadi 357. 
Jumlah tersebut termasuk seorang polisi yang tewas dalam misi penyelamatan sandera dan seorang kontraktor Kementerian Pertahanan.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved