Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Minahasa Sulawesi Utara

Jamin Perlindungan Sosial Bagi ASN, Pemkab Minahasa Teken Kerjasama Dengan BPJS Ketenagakerjaan

Kegiatan ini dirangkaikan penyerahan simbolis jaminan kematian kepada ahli waris peserta program ASN Care, Mapalus dan Non ASN THL. 

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Mejer Lumantow
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Provinsi Sulawesi Utara. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Tondano - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Pj Bupati Minahasa Noudy Tendean, bertempat di Ruang Sidang Kantor Bupati Minahasa, Tondano, Rabu (9/10/2024).

Kegiatan ini dirangkaikan penyerahan simbolis jaminan kematian kepada ahli waris peserta program ASN Care, Mapalus dan Non ASN THL. 

Baca juga: Buka Rakor Iuran Korpri BPJS Ketenagakerjaan, Sekda Minahasa Lynda Watania Tegaskan Hal Ini

Dalam sambutannya Pj Bupati Noudy Tendean mengucapkan Apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulut dan Cabang Tondano atas digelarnya kegiatan ini.

“Saya Penjabat Bupati Noudy Tendean memberikan apresiasi atas kemitraan BPJS Ketenagakerjaan dan Pemkab Minahasa untuk menindaklanjuti program pemerintah yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat," ungkap Tendean.

Lanjut Dia, kepada teman-teman yang ada dalam lingkungan Pemkab Minahasa perlu diketahui program ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa untuk sama-sama saling melindungi.

“ASN peduli ini merupakan program perlindungan sosial, artinya setiap pegawai yang menanggung keluarga kemudian diikutsertaan dalam program ASN peduli," kata Tendean.

Selain itu, Untuk Minahasa mengalami penurunan dari target untuk tahun 2024 masih ada sisa target 40 ribu pekerja yang harus kita lindungi.

“Kedepan kita akan meningkatkan target kita sehingga Minahasa bisa mencapai 57 persen. Maka target perlindungan 2025 sosial bisa mencapai 90 persen," papar Tendean.

Hal ini, kata dia, adalah sesuatu yang sangat baik untuk melindungi para pekerja baik ASN, THL dan Pekerja yang lain untuk dilindungi.

“Terima kasih kepada Kepala BPJS ketenagakerjaan dan seluruh jajaran yang telah berpartisipasi aktif dalam ASN peduli dan harus lebih ditingkatkan,“ tandas Tendean.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Sulawesi Utara, Sunardy Syahid didampingi Kepala kantor BPJS Cabang Tondano Merry Taroreh, mengatakan kehadiran mereka dalam rangka rapat dan penandatanganan dengan Pemkab Minahasa.

“Kami berterimakasih dan memberikan apresiasi kepada Pemkab Minahasa, dengan penandatanganan ini memberikan kepastian jaminan perlindungan kepada ASN dan THL, serta masyarakat Non ASN," ungkap Sunardy.

Ia menyebut, didaerah lain sudah diadakan juga hal ini, program Mapalus ini sudah dilaksanakan, dengan perlindungan yang ada membuktikan kepada masyarakat non ASN dapat diperhatikan namun kita juga perlu upaya dalam peningkatannya.

“Kami memohon maaf ada keterlambatan pembayaran dalam pelayanan karena harus melengkapi dahulu pengurusan yang ada. Kami berusaha mengoptimalkan pelayanan dengan baik,” ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved