Breaking News
Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Persaingan Ketat di Florida - Texas - Virginia: Trump vs Harris, Siapa Unggul?

Florida - Texas - Virginia, tempat Wakil Presiden Kamala Harris dan mantan Presiden Donald Trump melancarkan sebagian besar kampanye.

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Kamala Harris dan Donald Trump. Florida - Texas - Virginia, tempat Wakil Presiden Kamala Harris dan mantan Presiden Trump melancarkan sebagian besar kampanye. 

Harris mengungguli Trump dengan 3 poin dalam rata-rata jajak pendapat DDHQ/The Hill di Virginia

Biden memenangkan negara bagian itu dengan 10 poin pada tahun 2020, dan Hillary Clinton memenangkannya dengan 5 poin pada tahun 2016.

Jajak pendapat sebenarnya telah bergeser ke arah Harris di Virginia, karena beberapa survei menemukan Trump mengungguli Presiden Biden sebelum ia mengundurkan diri.

Trump melakukan beberapa persinggahan pada hari Senin di Virginia, meskipun kampanyenya di sana sebagian besar ditujukan untuk kunjungan ke Pemakaman Nasional Arlington untuk menghormati para prajurit yang tewas di Abbey Gate  setelah Amerika Serikat menarik diri dari Afganistan tiga tahun lalu.

Trump menyampaikan pidato di sebuah restoran Vietnam di Falls Church bersama kandidat Senat GOP Hung Cao, yang tertinggal dari Senator Tim Kaine dengan selisih dua digit dalam jajak pendapat terkini.

Partai Republik tampaknya mendapat dorongan dari Gubernur Partai Republik Glenn Youngkin, yang sangat populer di Virginia.

Texas

Negara bagian Lone Star telah lama menjadi impian bagi Partai Demokrat, yang meyakini perubahan demografi pada akhirnya akan menguntungkan mereka.

Tiga survei yang dilakukan pada bulan Agustus menempatkan Harris dalam jarak 3 hingga 5 poin dari Trump, dalam beberapa kasus dalam margin kesalahan.

Senator Ted Cruz (R-Texas) unggul lebih lemah daripada Trump , dengan Rep. Colin Allred hanya terpaut 2 poin di belakang dalam survei terkini.

Kaum Republik di negara bagian itu sudah lelah mendengar kabar bahwa Texas suatu hari akan berubah menjadi negara bagian biru. Negara Bagian Lone Star sejauh ini telah menjadi fatamorgana bagi kaum Demokrat.

Ada tanda-tanda Partai Republik takut akan kekalahan memalukan pada putaran ini. Saul Elbein dari The Hill melaporkan bahwa Partai Republik Texas menggandakan klaim penipuan karena Trump dan Cruz melihat keunggulan mereka menyusut. Texas juga menyingkirkan 1 juta orang dari daftar pemilih. 

Trump menang di Texas dengan selisih 5,6 poin pada tahun 2020, margin kemenangan terkecil bagi kandidat presiden Republik dalam 24 tahun. (Tribun)

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved