Jumat, 15 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Sejarah

Sejarah Hari Ini, Khalid Bin Walid Mengalahkan Pasukan Romawi Timur dalam Pertempuran Yarmuk

Kemenangan pasukan Kekhalifaan Rasyidin yang dipimpin Khalid Bin Walid secara resmi mengakhiri kekuasaan Bizantium di Suriah. 

Tayang:
Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Rizali Posumah
HO
Ilustrasi - Khalid Bin Walid mengalahkan Pasukan Romawi Timur dalam Pertempuran Yarmuk pada 20 Agustus tahun 636. 

Pada 634, Abu Bakar wafat dan misinya dilanjutkan oleh penggantinya, Khalifah Umar bin Khattab.

Perang Yarmuk

Pasukan Rasyidin kalah jumlah jika dibandingkan pasukan Rumawi Timur. 

Mereka hanya memiliki total 45.000 orang. Sementara musuh mereka, diperkuat 240.000 prajurit yang bersenjata lengkap.

Meskipun kalah jumlah, pasukan Muslim yang dikomandoi oleh Khalid tidak gentar sedikitpun menghadapi pasukan Romawi Timur.

Terlebih lagi, kehebatan Khalid di medan perang dalam mengatur pasukan dan strategi memang sangat brilian, bahkan membuat para komandan Bizantium tercengang.

Pasukan Romawi Timur yang sangat besar menyebabkan pasukan Rasyidin berpura-pura untuk mundur dan meninggalkan kota-kota.

Pertempuran ini dinamakan Perang Yarmuk karena peperangan terjadi di lembah Yarmuk yang sangat luas.

Mereka kemudian menyeberangi sungai menuju ke arah kanan dan membuat pangkalan di lembah yang terletak di jalan terbuka pasukan Romawi.

Dengan cara ini, pasukan Rasyidin menutup jalan pasukan Romawi yang mengandalkan jumlah dan peralatannya.

Pasukan Romawi tidak memiliki jalan lain atau tidak dapat melarikan diri apabila mereka terpaksa melarikan diri karena pasukan Rasyidin telah mengambil alih satu-satunya jalan mereka.

Selain itu, Khalid juga membagi pasukan Rasyidin menjadi beberapa regu yang setiap regunya terdiri dari seribu pasukan yang dipimpin satu amir.

Regu-regu ini dibagi lagi ke unit-unit berupa pasukan sayap kanan, sayap kiri, dan pasukan inti.

Pasukan Romawi yang seakan tidak ada habisnya turun dari gunung untuk menghancurkan pasukan Rasyidin, membuat perang menjadi sengit.

Namun, di tengah pertempuran itu pasukan Romawi mengalami penurunan moral tempur. Banyak dari pasukan mereka, terutama orang-orang Arab yang justru membelot. 

Pada akhirnya pasukan Romawi dapat dikalahkan. 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved