Pilpres AS
Jika Pilpres AS Hari Ini: Pakar Republik Yakin Trump Kalah dari Harris
Pakar survei dari Partai Republik Frank Luntz yakin Donald Trump kalah dari Kamala Harris jika Pilpres Amerika Serikat dilaksanakan saat ini.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Pakar survei dari Partai Republik Frank Luntz yakin Donald Trump kalah dari Kamala Harris jika Pilpres Amerika Serikat dilaksanakan saat ini.
Harris dan pasangannya Tim Walz telah memimpin dalam perlombaan untuk Gedung Putih.
Jajak pendapat terbaru oleh Quantus menunjukkan Harris, calon presiden dari Demokrat, merupakan pilihan 47,2 persen pemilih terdaftar dibandingkan dengan 45,9 persen yang mendukung mantan presiden Trump. Kurang dari 7 persen pemilih masih ragu-ragu.
Kevin Manahan dari NJ.com melaporkan, survei baru oleh The New York Times dan Siena College, Harris mengungguli Trump dengan 50-46 persen di Wisconsin, Pennsylvania, dan Michigan — negara bagian yang menjadi penentu kemenangan.
Hal ini terjadi setelah hampir setahun survei serupa yang menunjukkan Presiden Joe Biden imbang dengan Trump atau sedikit di belakang mantan presiden tersebut.
Luntz sebelumnya optimis dengan peluang Trump untuk kembali ke Gedung Putih setelah pemilihan pada bulan November, kini yakin Trump akan kalah jika pemilihan diadakan hari ini.
"Jangan salah, keunggulan Trump dalam Konvensi Partai Republik setelah itu berakhir sudah hilang. Itu terhapus," kata Luntz dalam acara Zoom dengan No Labels, sebuah kelompok politik nonpartisan, minggu lalu.
"Dan jika pemilihan diadakan hari ini, saya benar-benar yakin Harris akan mengalahkan Trump. Begitulah banyaknya perubahan yang terjadi selama dua minggu terakhir."
Harris dan Gubernur Minnesota Walz mengawali kampanye meriah di Philadelphia pada hari Rabu, beberapa jam setelah Harris mengumumkan Walz sebagai calon wakil presidennya.
Dari sana, pawai berlanjut melalui Wisconsin, Michigan, Arizona, dan Nevada. Rencana ke Georgia dan Carolina Utara dibatalkan setelah ada badai tropis Debby.
Seiring dengan makin populer, Harris dan Walz naik peringkat dalam jajak pendapat. Secara keseluruhan, 48 persen memiliki opini yang sangat baik atau baik terhadap Harris, dibandingkan dengan 49 persen yang mengatakan memiliki opini yang tidak baik.
Sekitar 45 persen mengatakan memiliki opini yang baik terhadap Trump, dibandingkan dengan 53 persen yang memiliki opini yang tidak baik.
Trump unggul di kalangan pria (52 persen) sementara Harris difavoritkan di kalangan wanita (53 persen), menurut jajak pendapat terbaru.
Trump memiliki dukungan yang lebih kuat di kalangan pemilih yang lebih tua berusia 50-64 tahun (48 persen) sementara Harris memperoleh dukungan yang lebih baik di kalangan pemilih yang lebih muda berusia 18-34 tahun (48 persen). Harris unggul di kalangan independen, 44 persen berbanding 43 persen.
Meskipun Trump bersikeras bahwa kampanyenya telah memperoleh dukungan signifikan dari warga kulit hitam dan Hispanik, Harris merupakan pilihan mayoritas kelompok tersebut, yaitu 77 persen dan 54 persen, sementara 53 persen pemilih kulit putih mendukung Trump.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/120824-trump-harris-3.jpg)