Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer Sulut

3 Berita Populer Sulawesi Utara, Harga Cengkih Terbaru, Kasus Dugaan Pemalakan Kejari Kotamobagu

Berikut ini daftar berita terpopuler di Tribunmanado.co.id hingga hari ini, Senin 12 Agustus 2024.

Penulis: Tim Tribun Manado | Editor: Glendi Manengal
TribunManado
Berita populer Sulawesi Utara, Senin (12/8/2024) 

Menurut Yuniati harga cengkih saat ini terus mengalami kenaikan. Baca Selengkapnya

2. Tim Gabungan Lanjutkan Pencairan Lelaki yang Hilang di Pantai Asparaga Kema Minut, Sulawesi Utara

Pencairan lelaki Samuel Sapacua (22) yang hilang di Pantai Asparaga, Desa Kema 1, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, kembali dilanjutkan, Senin 12 Agustus 2024.

"Iya pagi ini kami sudah dalam pencarian," kata Kapolsek Kema, Iptu Riska Angkol saat dihubungi.

Menurut Kapolsek, pencairan dilakukan tim gabungan.

"TNI, Polri, Bakamla, Basarnas, Forkopimcam, pemdes Kema 1 dan Pemdes Kema 2," ucap Angkol.

Seperti diketahui, Samuel hilang pada Minggu 11 Agustus 2024.

Kapolsek menyebut, korban hilang hari ini pukul 02.00 Wita. Baca Selengkapnya

3. Dugaan Pemalakan Kejari Kotamobagu, HMI Bolmong Sulawesi Utara Siap Lakukan Demo

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bolaang Mongondow Raya (BMR) ikut buka suara terkait adanya informasi mengenai pemalakan yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Kotamobagu.

Pasalnya, pemalakan tersebut terjadi kepada KPU dan Bawaslu Se-BMR.

Ketua Umum (Ketum) HMI Cabang BMR Fadli Korompot kepada Tribunmanado.co.id, Senin 12 Agustus 2024 mengatakan siap melakukan demo apabila informasi tersebut benar.

Menurutnya, apabila informasi tersebut benar maka hal tersebut mencoreng nama baik dari korps Adhyaksa.

"Apabila benar ini mencoreng nama baik dari Kejaksaan," kata dia.

Fadli menegaskan Kejaksaan adalah instansi yang harus menegakkan hukum bukan malah menjadi instansi yang mengintimidasi dengan hukum sebagai alat.

"Kalau benar ini adalah kemunduran bagi penegakan hukum terutama di Bolmong Raya," ucapnya.

Ia pun mengatakan siap turun jalan apabila memang ada dugaan pemalakan yang dilakukan oleh Kejari Kotamobagu.

"Kami siap turun ke jalan," ucapnya.

"Karena ini seperti pemerasan yang dilakukan penegak hukum. Jadi kami tak akan tinggal diam," ungkap dia. Baca Selengkapnya

(TribunManado.co.id)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved