Breaking News
Minggu, 17 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Olimpiade Paris 2024

Gregoria Mariska Membawa Indonesia ke Peringkat 61, Sumbang Medali Perunggu usai Marin Cedera

Kontingen Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024 akhirnya bisa meraih medali pertamanya melalui cabang olahraga bulutangkis.

Tayang: | Diperbarui:
NAIF MUHAMMAD AL'AS/NOC INDONESIA
Gregoria Mariska Membawa Indonesia ke Peringkat 61, Sumbang Medali Perunggu usai Marin Cedera 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung berhasil mempersembahkan medali pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024

Kepastian tersebut didapatkan setelah tunggal putri Spanyol, Carolina Marin mundur dari Olimpiade 2024, karena cedera. 

Marin mendapatkan cedera dalam laga semifinal melawan He Binhjiao (China) di Chapelle Arena, Paris, Minggu (4/7/2024) sore WIB. Marin terpaksa mundur saat sedang unggul 10-8 pada set kedua. 

Baca juga: Momen Axelsen yang Tak Berani Lihat Kala Carolina Marin Cedera: Saya Kasihan, Ingin Beri Pelukan 

Kontingen Indonesia di ajang Olimpiade Paris 2024 akhirnya bisa meraih medali pertamanya melalui cabang olahraga bulutangkis.

Hal tersebut dipastikan setelah atlet bulutangkis asal Spanyol, Carolina Marin memutuskan mundur dalam pertandingan semifinal tunggal putri Olimpiade Paris 2024 karena cedera.

Sedianya Gregoria Mariska Tunjung atau akrab disapa Jorji bakal meladeni Carolina Marin untuk perebutan medali perunggu.

Namun, Carolina Marin terpaksa mundur karena mengalami cidera saat bertanding melawan atlet China, He Bing Jiao di Porte de La Chapelle Arena, Paris, Minggu (4/8).

Meski telah memenangi game pertama dengan skor 21 - 14 dan unggul di game kedua dengan skor 10 - 8, tetapi tiba-tiba atlet berusia 31 tahun itu mengeluh sakit pada kaki bagian kanannya.

Mundurnya Marin ini membawa He Bing Jiau lolos ke final tunggal putri Olimpiade Paris 2024 dan otomatis membuat Gregoria Mariska Tungjung mengantongi medali perunggu tanpa harus melakoni pertandingan.

Jorji takluk dalam perebutan tiket final Olimpiade Paris 2024. Gregoria kalah dalam babak semifinal ketika menghadapi perlawanan unggulan nomor 1 asal Korea Selatan, An Se Young.

Bermain di Porte de la Chapelle, Paris, Gregoria kalah lewat drama rubber game, dengan skor akhir 21-11, 13-21 dan 16-21.

Atlet berusia 24 tahun itu pun mengklaim jika dirinya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk mengalahkan atlet nomor satu dunia tersebut.

“Seorang juara kayanya mau lawan apapun, kayanya harus dilawan juga ya, mau tipe nyerang, tipe cepat, tipe lambat, atau rally yang kuat sekalipun An Se-young, harusnya kalau memang seorang juara harusnya bisa melakukan itu," kata Gregoria, dalam keterangan tertulis yang diterima Tribun.

Gregoria pun mengungkapkan penyebab kekalahan kedelapannya dari An Se Young.
Pebulutangkis asal Wonogiri, Jawa Tengah, itu mengakui jika dia telah untuk membaca pola permainan An Se di gim kedua.

Alhasil, dia pun terbawa dalam pola permainan An Se Young dan gagal keluar dari tekanan.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/3
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved