Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pengucapan Syukur Minahasa

Tradisi Pengucapan Syukur di Minahasa Sulawesi Utara: Dodol dan Nasi Jaha, hingga Bungkus Membungkus

Dodol dan nasi jaha, dua menu favorit saat pengucapan syukur di Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.

|
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Mejer Lumantouw
Dodol dan Nasi Jaha Jadi Camilan Favorite Saat Pengucapan Syukur, Hingga Tradisi Bungkus Membungkus 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Bukan Pengucapan Syukur namanya kalau tidak ada dodol dan nasi jaha.

Kedua makanan itu adalah menu favorit saat pengucapan syukur di Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara.

Dodol kenari merupakan makanan olahan yang enak khas Minahasa, dibuat dari bahan gula merah dan tepung ketan. 

Sedangkan nasi jaha, adalah beras yang dimasak didalam bambu yang memiliki cita rasa yang khas. 

Jajanan khas Minahasa ini banyak disajikan saat acara pengucapan syukur warga Minahasa, Sulawesi Utara

Pengucapan syukur merupakan tradisi masyarakat Minahasa yang dirayakan atas hasil panen pertanian.

Masyarakat membawa berkat hasil panen ke gereja.

Sebagian besar melakukan ‘Open House’ dengan berbagai menu atau makanan dan minuman tradisional setempat.

Dodol dan Nasi Jaha memang jadi makanan yang diburu para tamu yang datang saat Pengucapan.

Namun, ada salah satu tradisi menarik saat datang di Pengucapan Syukur. Yaitu bungkus membungkus makanan.

Tamu yang datang baik keluarga, sanak saudara wajib 'ba bungkus' dodol dan nasi jaha.

Tak heran, kendaraan yang ditumpangi para tamu full dengan Dodol dan Nasi Jaha, beberapa bahkan mengikatkan 2 hingga 3 bambu nasi jaha di Jok sepeda motor untuk dibawa pulang. 

Jeffry salah satu tamu asal Kota Manado yang datang mengunjungi keluarga di Langowan, Minahasa, mengatakan sudah jadi tradisi membawa pulang dodol dan nasi jaha.

"Iya, nasi jaha dan dodol jadi menu khas pengucapan, biasanya sebagai bingkisan untuk dibawa pulang," kata Jeffry saat diwawancarai Tribunmanado.co.id, Minggu (21/7/2024).

Ia datang bersama istri berboncengan sepeda motor untuk menuju ke Langowan Minahasa menemui keluarga yang ada disana.

"Walau sempat macet tapi senang bisa berkumpul bersama keluarga dan kerabat," tutupnya. (Mjr)

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>>

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved