Sabtu, 2 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Terpilih Calon Wapres Republik: Hubungan "Panas Dingin" Trump - JD Vance

Donald Trump memilih JD Vance sebagai calon wakil presiden di Pilpres AS 2024. Pasangan Trump - Vance akan berhadapan dengan Joe Biden - Kamala Harris

Tayang:
Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado/wikipedia.org
JD Vance, calon wakil presiden dari Partai Republik. Donald Trump memilih JD Vance sebagai calon wakil presiden di Pilpres AS 2024. Pasangan Trump - Vance akan berhadapan dengan Joe Biden - Kamala Harris dari Partai Demokrat. 

Pada 30 Juni 2024, dalam acara Face the Nation, Vance mengatakan, "Saya percaya bahwa presiden memiliki kewenangan pengampunan yang luas, tetapi yang lebih penting, saya pikir presiden memiliki kekebalan hukum."

Sosok Vance

James David Vance, lahir dengan nama James Donald Bowman; 2 Agustus 1984 adalah seorang penulis, pemodal ventura, dan politikus Amerika Serikat yang menjabat sebagai senator junior Amerika Serikat dari Ohio sejak tahun 2023.

Sebagai anggota Partai Republik, ia adalah calon wakil presiden dari partai tersebut pada pemilu 2024.

Lahir di Middletown, Ohio, Vance bertugas di Korps Marinir dan kuliah di Ohio State University, lulus pada tahun 2009.

Ia lulus dari Yale Law School pada tahun 2013. Ia menjadi terkenal dengan memoarnya pada tahun 2016, Hillbilly Elegy, yang menggambarkan masa kecilnya di Rust Belt, kemiskinan, kecanduan narkoba, dan budaya Appalachian.

Buku ini menjadi buku terlaris di New York Times dan kemudian dijadikan film.

Buku ini menarik perhatian pers yang signifikan selama pemilihan presiden Amerika Serikat tahun 2016.

Vance mengalahkan calon dari Partai Demokrat, Tim Ryan, dalam pemilihan Senat Amerika Serikat tahun 2022 di Ohio.

Awalnya menentang pencalonannya dalam pemilihan 2016, ia telah menjadi pendukung kuat Trump.

Pada Juli 2024, Trump memilih Vance sebagai calon wakilnya dalam pemilihan presiden 2024, dan ia secara resmi dicalonkan dalam Konvensi Nasional Partai Republik pada 15 Juli.

Selama masa jabatannya di Senat, Vance digambarkan sebagai seorang neoreaksioner, konservatif nasional, dan seorang populis sayap kanan. Dia telah mengutip Curtis Yarvin, Rod Dreher, Patrick Deneen, René Girard, dan Yoram Hazony sebagai pengaruh dalam keyakinan politik dan agamanya.

Vance dianggap sebagai seorang maverick dari ortodoksi Partai Republik dalam bidang ekonomi, mendukung kenaikan upah minimum, serikat pekerja, tarif, kebijakan antimonopoli, dan menentang bantuan militer Amerika ke Ukraina. (Tribun)

 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 2/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved