Kotamobagu Sulawesi Utara
Kondisi Peralatan BPBD Kotamobagu Sulut, Belum Memadai dan Banyak yang Rusak
Meski terlihat aktif dalam berbagai macam penanggulangan bencana alam, peralatan darurat BPBD Kotamobagu ternyata masih kurang lengkap.
Penulis: Diki Cahya Mulya Gobel | Editor: Alpen Martinus
TRIBUNMANADO.CO.ID - Siapa sangka, fasilitas peralatan darurat bencana milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) belum memadai.
Meski terlihat aktif dalam berbagai macam penanggulangan bencana alam, peralatan darurat BPBD Kotamobagu ternyata masih kurang lengkap.
Bahkan, dari amatan Tribunmanado.co.id, Kamis (4/7/2024), untuk peralatan perahu karet milik BPBD Kotamobagu sudah rusak alias tidak bisa lagi difungsikan.
Baca juga: TRC BPBD Bitung Sulut Siaga 1x24 Jam, Lengkap untuk Darat dan Laut
Perahu karet tersebut kini berada bersebelahan dengan satu unit truk serbaguna yang terparkir di samping kantor.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Kotamobagu, Yani Potabuga.
“Iya perahu karet itu sudah rusak, bocor,” katanya.
Lebih lanjut, Yani menuturkan bila peralatan darurat bencana alam yang dimiliki BPBD memang masih kurang.
“Memang masih belum memadai. Kita masih kurang truk tangki air, mobil dapur umum, dan eskavator mini,” katanya.
Diketahui bila saat ini BPBD Kotamobagu hanya memiliki dua unit truk serbaguna, dua alat pemotong kayu atau senso, satu mesin pemangkas rumput.
Meski demikian, alat monitoring BPBD Kotamobagu cukup memadai.
Terdapat satu monitor yang cukup besar, berfungsi sebagai pemantau cuaca dan titik-titik lokasi bencana. Serta tak lupa terdapat ruang radio monitoring lengkap dengan alatnya.
Selain peralatan di atas, di samping kantor terdapat juga tenda dan sebuah bangunan kecil yang ditempati Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kotamobagu.
TRC biasanya bertugas dalam aksi cepat tanggap akan informasi masyarakat terkait bencana alam.
Yani kemudian berharap, agar ke depannya fasilitas peralatan BPBD Kotamobagu bisa lebih memadai.
“Semoga bisa memadai ke depannya, agar tugas dan tanggungjawab bisa lebih maksimal,” katanya menutup pembicaraan.
| Bertahun-tahun Tak Diperbaiki, Warga Keluhkan Jalan Rusak di Terminal Bonawang Kotamobagu |
|
|---|
| Miris! Pasar Terbesar di Bolmong Raya Dikepung Sampah, Warga dan Pembeli Ngeluh: Bau Busuk Menyengat |
|
|---|
| DLH Kotamobagu Mulai Angkat Gunung Sampah di Pasar 23 Maret, Janji Jumat Sudah Bersih |
|
|---|
| Petugas Sebut Sampah di Pasar 23 Maret bukan Hanya dari Pedagang, Ada Warga dari Luar Kotamobagu |
|
|---|
| Libur Lebaran, Sampah Menggunung di Pasar 23 Maret Kotamobagu Tutup Sebagian Akses Jalan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/BPBD-Kotamobagu-dfzgsdgsdfg.jpg)