Berita Viral
Viral Curhatan Kepsek Soal Beratnya Dapat Murid dalam Seleksi PPDB 2024, Ikhlas Cuma Ngajar 4 Anak
Kepsek SMPN di Madiun menceritakan beratnya mendapatkan murid dalam seleksi PPDB 2024.
Tak hanya itu, kata Bambang, sepi peminat siswa baru di sekolahnya lantaran kalah bersaing dengan sekolah lain.
Terlebih dalam satu dusun terdapat sekolah lain.
“Di samping itu SMPN sekitar juga kurang pendaftarnya. Kami juga berdekatan dengan MTs dalam satu dusun,” ungkap Bambang.
Bambang mengakui sepinya pendaftar siswa baru tidak hanya terjadi kali ini saja.
Setahun yang lalu SMPN Satu Atap Gemarang juga hanya mendapatkan empat siswa baru.
Sementara total siswa yang bersekolah di SMPN Satu Atap Gemarang hanya 20 orang saja.
Hanya setelah tahun berjalan, terdapat tambahan enam hingga delapan siswa pindahan dari sekolah lain.
“Dibandingkan tahun lalu, kemarin juga empat orang. Setelah ganti tahun ada tambahan menjadi enam hingga delapan siswa,” tutur Bambang.
Persoalan lain, lanjut Bambang, SMPN Satu Atap Gemarang kerap mengalami masalah saat PPDB dilakukan secara online. Hal itu diperparah dengan kondisi jaringan internet acapkali mengalami masalah.
Kondisi itu menjadikan calon peserta didik harus datang ke sekolah untuk meminta bantuan kepada sekolah untuk didaftarkan secara online.
Kendati hanya menyisakan 20-an siswa, Bambang tetap bersemangat mendidik anak-anak yang bersekolah di SMPN Satu Atap Gemarang.
Tak hanya itu, SMPN Satu Atap Gemarang akan meningkatkan kualitas pendidikan dengan tetap menerapkan mutu belajar sesuai standar pendidikan.
Persoalan PPDB, aksi orang tua mengukur jarak rumah dengan sekolah juga masih terus diperbincangkan.
Aksi orang tua nekat ukur jarak antara rumah ke sekolah secara manual jadi sorotan.
Pasalnya ayah di Bogor tersebut kecewa anaknya tak berhasil lolos PPDB zonasi.
| Sosok Ferizka Utami Praktisi Pijat Totok Sirih Asal Palembang yang Jadi Sorotan karena Terapi Bayi |
|
|---|
| Beredar Video Guru dan Murid Berkelahi di Kelas Tak Ada yang Melerai, Ternyata Ini Fakta Aslinya |
|
|---|
| Bela Ayahnya Berkelahi Siswi di Sumut Jadi Tersangka, Kini Minta Keadilan: Saya dan Bapak Korban |
|
|---|
| 2 Siswi di Tomohon Diduga Dapat Sanksi Tak Wajar di Sekolah, Disdikbud Beri Keterangan |
|
|---|
| Harga per Unit Rp 1 Miliar, Ternyata Ini Fungsi Simulator Berkuda Polri |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Ilustrasi-Guru-Tribunnewscom.jpg)