Rabu, 29 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Viral

Viral Curhatan Kepsek Soal Beratnya Dapat Murid dalam Seleksi PPDB 2024, Ikhlas Cuma Ngajar 4 Anak

Kepsek SMPN di Madiun menceritakan beratnya mendapatkan murid dalam seleksi PPDB 2024.

Editor: Indry Panigoro
Tribunnews.com)
Ilustrasi Guru (Tribunnews.com) 

Tak hanya itu, kata Bambang, sepi peminat siswa baru di sekolahnya lantaran kalah bersaing dengan sekolah lain.

Terlebih dalam satu dusun terdapat sekolah lain.

“Di samping itu SMPN sekitar juga kurang pendaftarnya. Kami juga berdekatan dengan MTs dalam satu dusun,” ungkap Bambang.

Bambang mengakui sepinya pendaftar siswa baru tidak hanya terjadi kali ini saja.

Setahun yang lalu SMPN Satu Atap Gemarang juga hanya mendapatkan empat siswa baru.

Kondisi SMPN di Madiun yang tak mendapatkan siswa
Kondisi SMPN di Madiun yang tak mendapatkan siswa (Kompas.com)

Sementara total siswa yang bersekolah di SMPN Satu Atap Gemarang hanya 20 orang saja.

Hanya setelah tahun berjalan, terdapat tambahan enam hingga delapan siswa pindahan dari sekolah lain.

“Dibandingkan tahun lalu, kemarin juga empat orang. Setelah ganti tahun ada tambahan menjadi enam hingga delapan siswa,” tutur Bambang.

Persoalan lain, lanjut Bambang, SMPN Satu Atap Gemarang kerap mengalami masalah saat PPDB dilakukan secara online. Hal itu diperparah dengan kondisi jaringan internet acapkali mengalami masalah.

Kondisi itu menjadikan calon peserta didik harus datang ke sekolah untuk meminta bantuan kepada sekolah untuk didaftarkan secara online.

Kendati hanya menyisakan 20-an siswa, Bambang tetap bersemangat mendidik anak-anak yang bersekolah di SMPN Satu Atap Gemarang.

Tak hanya itu, SMPN Satu Atap Gemarang akan meningkatkan kualitas pendidikan dengan tetap menerapkan mutu belajar sesuai standar pendidikan.

Ilustrasi Guru
Ilustrasi Guru (Tribunnews.com)

Persoalan PPDB, aksi orang tua mengukur jarak rumah dengan sekolah juga masih terus diperbincangkan.

Aksi orang tua nekat ukur jarak antara rumah ke sekolah secara manual jadi sorotan.

Pasalnya ayah di Bogor tersebut kecewa anaknya tak berhasil lolos PPDB zonasi.

Sumber: TribunJatim.com
Halaman 2/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved