Ringkasan Berita:
- Sebuah unggahan di media sosial Facebook yang berisi dugaan tindakan diskriminatif terhadap siswi di salah satu sekolah menengah di Kota Tomohon
- Postingan itu kemudian ramai dibagikan dan menuai berbagai tanggapan dari warganet
- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kedikbud) Kota Tomohon Juliana Dolvin Karwur, saat dikonfirmasi angkat biacara
TRIBUNMANADO.CO.ID – Sebuah unggahan di media sosial Facebook yang berisi dugaan tindakan diskriminatif terhadap siswi di salah satu sekolah menengah di Kota Tomohon, Sulawesi Utara menjadi perbincangan warganet.
Dalam unggahan video yang dibagikan di media sosial pada Rabu, (11/3/2026) tersebut disebutkan adanya dugaan tindakan tidak proporsional dari oknum di lingkungan sekolah terhadap dua siswi asrama.
Yang disebut-sebut membantu teman mereka yang mengalami sesak napas.
Tulisan yang beredar di Facebook itu menyebutkan kedua siswi tersebut justru mendapat sanksi dari pihak sekolah.
Bahkan, salah satu siswi disebut dikeluarkan dari sekolah, sementara siswi lainnya diduga diputuskan tidak naik kelas.
Penulis unggahan juga mempertanyakan prosedur pemberian sanksi yang disebut tidak melalui tahapan pembinaan seperti surat peringatan (SP) secara bertahap.
Selain itu, unggahan tersebut juga menyebutkan adanya dugaan dampak psikologis yang dialami salah satu siswi akibat tekanan yang dialami setelah peristiwa tersebut.
Postingan itu kemudian ramai dibagikan dan menuai berbagai tanggapan dari warganet.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kedikbud) Kota Tomohon Juliana Dolvin Karwur, saat dikonfirmasi angkat biacara.
Ia mengatakan pihaknya masih melakukan penelusuran terkait informasi yang beredar di media sosial tersebut.
Juliana menyebutkan hingga saat ini pihaknya masih mengumpulkan sejumlah informasi untuk memastikan kebenaran kejadian tersebut.
"Belum ada info. Kami sedang lakukan penelusuran kalau benar di sekolah kami (Tomohon)," ujarnya singkat melalui pesan WhatsApp, Rabu (11/3/2026).
Pihaknya juga belum memastikan sekolah mana yang dimaksud dalam unggahan tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut. (Pet)
Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado, Threads Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.