Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilkada Jakarta 2024

Tak Melulu Soal Elektabilitas, PDIP Ungkap Pertimbangan Usung Kandidat di Pilkada Jakarta 2024

Menurut Adian, meskipun belum ada keputusan final mengenai calon yang akan diusung, PDIP tetap menghormati keputusan dari partai-partai lain.

Editor: Isvara Savitri
HO
Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan di Masjid Ahmad Yani Manado, Senin 5 Februari 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - PDI Perjuangan akan mempertimbangkan mengusung Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Tim Pemenangan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dari PDIP, Adian Napitupulu.

PDIP pun amenghormati keputusan partai lain.

"Dinamika politik tetap menjadi perhitungan utama kami. Kami terus mengkaji dan mendiskusikan peluang-peluang yang ada," kata Adian Napitupulu ketika ditemui di Jakarta Selatan pada Jumat (28/6/2024).

Menurut Adian, meskipun belum ada keputusan final mengenai calon yang akan diusung, PDIP tetap menghormati keputusan dari partai-partai lain dalam koalisi.

"Pertimbangan utama kami meliputi kajian ideologi, politik, serta program-program yang diusung. Apakah Anies memiliki potensi untuk itu? Kami terbuka dengan kemungkinan tersebut," jelas Adian.

Dia menambahkan bahwa PDIP tidak hanya melihat dari segi elektabilitas semata.

Sebagai contoh, ketika PDIP mendukung Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilkada DKI Jakarta tahun 2012, elektabilitas Jokowi pada awalnya tidak terlalu tinggi.

"Jokowi awalnya tidak unggul dalam survei elektabilitas, tetapi kami berhasil memenangkan karena kerja keras dan dukungan bersama," ujar Adian.

Adian juga menekankan pentingnya pengetahuan dan gagasan dalam memilih calon.

Baca juga: Peringatan Dini Cuaca Besok Minggu 30 Juni 2024, BMKG: 22 Wilayah Hujan Lebat dan Angin Kencang

Baca juga: 4 Berita Populer Politik Sulut: Yulius Lumbaa jadi Rebutan, Wacana Lawan Kotak Kosong di Pilgub

"Kami tidak hanya melihat angka survei, tetapi juga substansi dari ide-ide dan program-program yang ditawarkan," katanya.

Sebelumnya muncul bocoran terkait potensi duet Anies Baswedan dan Sohibul Iman sebagai calon gubernur dan wakil gubernur.

Namun, kabar tersebut langsung disanggah oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Pernyataan kontroversial ini terungkap setelah Sekjen Partai Nasdem, Hermawi Taslim, mengklaim bahwa PKS telah memberikan kebebasan kepada Anies untuk menentukan pasangannya sendiri.

Meski demikian, Hermawi enggan mengungkapkan lebih lanjut terkait klaim tersebut.

Sohibul Iman dan Anies Baswedan. Anies Baswedan punya dua opsi untuk diusung PKS pada Pilkada 2024. Anies menjadi kader PKS atau wakilnya Sohibul Iman dari PKS.
Sohibul Iman dan Anies Baswedan. Anies Baswedan punya dua opsi untuk diusung PKS pada Pilkada 2024. Anies menjadi kader PKS atau wakilnya Sohibul Iman dari PKS. (Kolase Tribun Manado)

"Hari ini mereka sudah meralat. Hari ini Presiden PKS mengatakan bahwa wakil gubernur diserahkan kepada Anies," ujar Hermawi di markas NasDem, Jakarta, pada Jumat (28/6/2024).

Menurut Hermawi, klaim ini memberikan peluang bagi NasDem untuk mendukung Anies dalam Pilkada DKI Jakarta 2024 dan bahkan menawarkan kader-kader partai untuk bergabung dengan Anies.

NasDem juga menyatakan kesiapannya untuk berkoalisi dengan PKS dan PKB untuk memenangkan Pilkada di berbagai daerah.

Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu mengindikasikan bahwa Anies Baswedan diberikan keleluasaan terkait partisipasinya dalam Pilkada DKI Jakarta 2024.

Namun, detail mengenai keleluasaan tersebut tidak dijelaskan secara rinci, termasuk apakah Anies dapat memilih sendiri calon wakilnya atau mempertimbangkan dua opsi yang ditawarkan oleh PKS.

Baca juga: Harga Minyak Goreng dan Gula di Pasar Bersehati Manado Sulawesi Utara Sabtu 29 Juni 2024

Baca juga: Chord Lagu Allah Sanggup, Pakai Kunci C

PKS menawarkan dua opsi kepada Anies: bisa maju sebagai kader PKS atau bersama Sohibul Iman.

Syaikhu optimis bahwa Anies akan menghargai dan tetap setia bersama PKS setelah diusung sebagai calon gubernur bersama Sohibul Iman.

Namun, dalam respons terhadap pertanyaan mengenai dukungan PKB untuk Anies sebagai calon gubernur dengan wakil gubernur dari PDIP, Syaikhu hanya menyatakan bahwa semuanya bergantung pada keputusan Anies.

"Kami serahkan semuanya kepada Pak Anies. Kami yakin Anies akan menghargai dan tetap bersama PKS," ujar Syaikhu di Jakarta.

PKS juga menegaskan bahwa mereka tidak membebaskan Anies untuk sepenuhnya menentukan cawagubnya di Pilkada Jakarta.

Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Mabruri.
Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Mabruri. (Tribunnews.com Rahmat W Nugraha)

Juru Bicara PKS, Ahmad Mabruri, menjelaskan bahwa pernyataan Syaikhu adalah penekanan bahwa jika Anies ingin bersama PKS, maka harus didampingi oleh Sohibul Iman.

"Dalam pernyataan Presiden PKS, semuanya diserahkan kepada Pak Anies. Jika ingin bersama PKS, wakilnya haruslah Sohibul Iman," kata Mabruri pada Jumat (28/6/2024).(*)

Artikel ini telah tayang di Tribungorontalo.com dengan judul PDIP Pertimbangkan Anies Baswedan Sebagai Calon Pilkada Jakarta 2024.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved