Selasa, 14 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Pilpres AS: Ekonomi Membaik Untungkan Biden Ketimbang Trump

Meskipun survei menunjukkan peningkatan peringkat ekonomi, sentimen secara keseluruhan masih negatif menjelang Pilpres Amerika Serikat 5 November 2024

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Joe Biden dan Donald Trump. Meskipun survei menunjukkan peningkatan peringkat ekonomi, sentimen secara keseluruhan masih negatif menjelang Pilpres Amerika Serikat 5 November 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Meskipun survei menunjukkan peningkatan peringkat ekonomi, sentimen secara keseluruhan masih negatif menjelang Pilpres Amerika Serikat 5 November 2024.

Isu ekonomi telah mendegradasi elektabilitas Presiden Joe Biden dan menguntung mantan Presiden Donald Trump.

Sepertiga pemilih atau 32 mengatakan perekonomian berada dalam kondisi sangat baik atau baik – angka tertinggi pada masa kepresidenan Biden. Tertinggi sebelumnya adalah 30 persen bulan lalu (dan September 2021).

Dana Blanton dalam artikel berjudul "Three-point shift in Biden-Trump matchup since May" dikutip Fox News menjelaskan, 59 persen mengatakan mereka semakin maju atau stabil secara finansial, naik 5 poin sejak musim panas lalu.

Ada 44 persen merasa optimis terhadap perekonomian, naik 9 poin dibandingkan tahun 2023.

Sentimen perekonomian mungkin membaik bagi Biden, namun masih jauh dari masa booming.

Sebanyak 56 persen responden pesimis terhadap perekonomian, 4 dari 10 mengatakan mereka tertinggal secara finansial dan dua pertiga menilai kondisi perekonomian cukup adil atau buruk (68 persen).

Pandangan yang lebih optimis terhadap perekonomian, meskipun sederhana, membantu peringkat pekerjaan Biden.

Sebanyak 37 persen menyetujui penanganan inflasi dan 41 persen menyetujui perekonomian – yang tertinggi dalam lebih dari dua tahun.

Sekitar sepertiganya memberinya nilai positif dalam bidang imigrasi (35 persen, naik dari 30 persen bulan lalu) dan perang Israel-Hamas (32 persen menyetujuinya).

Secara keseluruhan, 45 persen pemilih menyetujui pekerjaan yang dilakukan Biden sebagai presiden dan 55 persen tidak setuju.

Meskipun angka tersebut tidak berubah dari bulan lalu, angka tersebut tetap menjadi pencapaian terbaiknya sejak Januari 2023.

Tiga puluh empat persen merasa puas dengan keadaan di negara ini saat ini. Jumlah tersebut naik 2 poin sejak setahun lalu dan merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir, namun masih lebih rendah sebesar 11 poin dibandingkan saat Biden menjabat pada tahun 2021.

Persaing Kandidat

Dengan selisih 59 persen-29 persen, para pemilih mengatakan pemilu ini lebih tentang siapa yang bisa menangani permasalahan dengan lebih baik dibandingkan tentang karakter para kandidat.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved