Sabtu, 11 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Adu Program Trump vs Biden Jelang Debat Pilpres AS Pekan Depan

Dunia lagi menunggu rencana program apa dari Presiden Joe Biden vs mantan Presiden Donald Trump menjelang debat Pilpres AS 27 Juni 2024 pekan depan.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Joe Biden dan Donald Trump. Dunia lagi menunggu rencana program apa dari Presiden Joe Biden vs mantan Presiden Donald Trump menjelang debat Pilpres AS 27 Juni 2024 pekan depan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Dunia lagi menunggu rencana program apa dari Presiden Joe Biden vs mantan Presiden Donald Trump menjelang debat Pilpres AS 27 Juni 2024 pekan depan.

Biden dan Trump telah memaparkan cetak biru yang sangat kontras untuk ekonomi AS saat mereka bersaing untuk masa jabatan kedua di bulan 5 November.

Paul Davidson dalam artikel berjudul "Comparing Trump's and Biden's economic plans, from immigration to taxes" dikutip USA TODAY menjelaskan, Trump mengatakan bahwa ia akan berusaha untuk memperpanjang dan memperluas pemotongan pajak tahun 2017.

Dia juga membatasi imigrasi ilegal sambil mendeportasi jutaan penduduk ilegal, memberlakukan tarif pada semua impor AS dan membatalkan sebagian besar inisiatif Biden untuk mentransisikan negara ke energi bersih.

Biden akan memperpanjang beberapa pemotongan pajak semasa Trump - tetapi tidak untuk individu dan perusahaan kaya - menetapkan tarif yang lebih ditargetkan pada impor China dan memperketat batasan imigrasi tetapi tidak sedramatis Trump.

Dia juga akan mendorong daftar panjang program layanan sosial yang akan membuat penitipan anak lebih terjangkau, memberikan biaya kuliah gratis, membatalkan lebih banyak utang pinjaman mahasiswa dan menurunkan harga obat, di antara proposal-proposal lainnya.

Namun para analis mengatakan bahwa mereka tidak mungkin meloloskan Kongres yang terpecah.

"Kebijakan-kebijakan Biden lebih baik untuk perekonomian," kata Mark Zandi, Kepala Ekonom Moody's Analytics.

"Kebijakan-kebijakan tersebut mengarah pada pertumbuhan yang lebih tinggi dan inflasi yang lebih rendah."

Menurut sebuah studi Moody's, rencana Trump akan memicu resesi pada pertengahan 2025 dan ekonomi tumbuh rata-rata 1,3 persen per tahun selama masa jabatannya selama empat tahun dibandingkan 2,1 persen di bawah Biden. (Angka yang terakhir ini sejalan dengan pertumbuhan rata-rata pada dekade sebelum pandemi).

Baca juga: Pilpres AS: Ekonomi Membaik Untungkan Biden Ketimbang Trump

Tahun depan, di bawah pemerintahan Trump, inflasi akan meningkat dari 3,3 persen saat ini menjadi 3,6 persen, jauh di atas perkiraan 2,4 persen di bawah Biden, demikian analisis Moody's.

Dibandingkan dengan Biden, AS akan memiliki 3,2 juta lebih sedikit pekerjaan dan tingkat pengangguran 4,5 persen, setengah poin persentase lebih tinggi, pada akhir masa jabatan Trump.

Proyeksi Moody's ini bertentangan dengan jajak pendapat yang secara konsisten menunjukkan bahwa orang Amerika menilai Trump lebih baik dalam mengelola ekonomi AS daripada Biden.

Ada 46 persen responden mempercayai Trump dalam hal ekonomi dan 32 persen mempercayai Biden, menurut jajak pendapat ABC/Ipsos pada akhir April.

Pandangan mereka mengenai ekonomi diperkirakan akan menjadi fokus utama debat pada 27 Juni antara kedua kandidat yang diselenggarakan oleh CNN.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved