Rabu, 15 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pilpres AS

Approval Rating Joe Biden-Kamala Harris Menuju Pilpres AS: Di Bawah 50 Persen

Approval rating kinerja Presiden dan Wakil Presiden Joe Biden - Kamala Harris di bawah 50 persen dalam 5 bulan menuju Pilpres 2024.

Editor: Arison Tombeg
Kolase Tribun Manado
Presiden Joe Biden (kanan) dan Wakil Presiden Kamala Harris. Approval rating Biden - Harris kinerja di bawah 50 persen dalam 5 bulan menuju Pilpres 2024. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Washington DC - Approval rating atau tingkat persetujuan kinerja Presiden dan Wakil Presiden Joe Biden - Kamala Harris di bawah 50 persen dalam 5 bulan menuju Pilpres Amerika Serikat 5 November 2024.

Penelitian terbaru Redfield & Wilton Strategies menemukan bahwa 44 persen warga Amerika tidak menyetujui dan 38 persen menyetujui terhadap keseluruhan kinerja Presiden Biden.

Peringkat persetujuan bersihnya (-6 persen) tidak berubah dari jajak pendapat sebelumnya pada 13 Mei. Merupakan peringkat tertinggi bersama yang dimiliki Presiden Biden sejak 17 Mei tahun lalu.

Kemudian 44 persen tidak setuju dan 39 persen menyetujui kinerja Wakil Presiden Harris.

Jika ditelusuri lebih jauh, isu ekonomi hingga aborsi menjadi perhatian pemilih.

Ekonomi (58 persem), aborsi (36 persen), dan layanan kesehatan (33 persen) adalah tiga pilihan teratas ketika pemilih Amerika diminta menyebutkan isu-isu terpenting yang dihadapi negara tersebut saat ini.

Perekonomian adalah isu yang paling banyak dipilih oleh pemilih Donald Trump (68 persen) dan Joe Biden (51 persen) pada pemilu lalu.

Isu penting lainnya bagi pemilih Trump adalah imigrasi (42 persen), layanan kesehatan (26 persen), dan aborsi (25 persen), sementara 46 persen pemilih Biden memilih aborsi, 40 persen memilih layanan kesehatan, dan 26 persen memilih lingkungan.

Baca juga: Trump vs Biden di Pilpres AS: Prediksi Suara Elektoral Demokrat-Republik

Biden kini mengungguli Trump dengan selisih satu poin secara nasional, keunggulannya yang kedua berturut-turut dalam jajak pendapat sejak 25 Juni tahun lalu.

Setelah mempertimbangkan kemungkinan responden untuk memilih, 41 persen mengatakan mereka akan memilih Biden dan 40 persen mengatakan mereka akan memilih Trump jika keduanya menjadi kandidat pada tahun 2024.

Ada 7 persen akan memilih Robert F Kennedy Jr, sementara 7 persen mengatakan tidak tahu.

Dalam pemilu yang ketat, perpindahan pemilih Biden 2020 ke Trump atau pemilih Trump 2020 ke Biden dapat membawa perbedaan besar.

Saat ini, lebih banyak pemilih Trump 2020 yang mengatakan mereka akan memilih Biden (5 persen) dibandingkan pemilih Biden 2020 yang mengatakan mereka akan memilih Biden (3 persen).

Trump mempertahankan dukungan dari 83 persen pemilihnya pada tahun 2020, sementara 79 persen pemilih Biden pada pilpres terakhir mengatakan mereka akan melakukannya lagi.

Di antara mereka yang tidak memilih pada tahun 2020, masing-masing memiliki perolehan suara 27 persen.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved