Minahasa Sulawesi Utara
Terjebak Kekerasan dalam Rumah Tangga, Ibu Muda di Minahasa Berani Cerai Demi Lindungi Diri
Pernikahannya yang awalnya penuh cinta dan tawa perlahan berubah menjadi mimpi buruk karena sang suami yang mudah marah dan kasar.
Penulis: Petrick Imanuel Sasauw | Editor: Isvara Savitri
TRIBUNMANADO.CO.ID, MINAHASA - Seorang ibu muda di Minahasa, Sulawesi Utara, yang tak ingin identitasnya diketahui, menyimpan luka mendalam akibat kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialaminya selama bertahun-tahun.
Pernikahannya yang awalnya penuh cinta dan tawa perlahan berubah menjadi mimpi buruk karena sang suami yang mudah marah dan kasar.
Ia masih ingat betul bagaimana rasa takut dan sakit menyelimuti dirinya setiap kali suaminya mengamuk.
Pertengkaran yang awalnya hanya adu argumen, seringkali berujung pada kekerasan fisik dan verbal.
"Suami saya mudah marah. Kalau sudah marah, dia tidak segan-segan untuk memukul dan memaki saya," ungkapnya saat dihubungi via telepon, Minggu (9/6/2024).
KDRT yang dialaminya tak hanya terjadi saat mereka bertengkar.
Hal itu dipicu oleh masalah ekonomi.
Suaminya yang bekerja sebagai buruh harian sering kali tidak mendapatkan penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Hal ini membuatnya harus bekerja serabutan untuk membantu memenuhi kebutuhan.
"Saat kebutuhan mulai sulit dipenuhi, suami saya semakin sering mabuk-mabukan dan marah-marah," tuturnya.
Baca juga: Petugas Gabungan Gagalkan Penyelundupan 80 Botol Cap Tikus di Kawasan Pelabuhan Samudera Bitung
Baca juga: Chord Bukan Karena Tak Cinta - Judika ft. Lesti
Dia mengaku bahwa dirinya juga memiliki kesalahan dalam pernikahannya.
Namun, ia menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk membenarkan kekerasan.
"Memang saya juga ada salah, tapi kalau sampai kena kekerasan ya sudah, harus berpisah," ujarnya.
Keputusan berpisah dengan sang suami, meskipun berat diambil.
Katanya, hal itu demi melindungi diri dan anaknya yang masih berusia 10 tahun.
Polisi Tangkap Seorang Pengedar Sabu di Minahasa Sulawesi Utara, Pelaku Sempat Melawan Petugas |
![]() |
---|
Proyek Pamsimas Wasian Minahasa Belum Maksimal, Pemdes akan Pakai Dana Desa untuk Operasional |
![]() |
---|
Proyek Pamsimas Rp 400 Juta Dibidik Kejari Minahasa, Kades Wasian Diperiksa |
![]() |
---|
Akhirnya Terungkap Kronologi Pembunuhan di Desa Temboan Minahasa, Pelaku Diancam Hukuman Mati |
![]() |
---|
Sosok Shefatia Taroreh, Pembawa Baki Upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Langowan Raya Minahasa |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.