Kamis, 9 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bacaan Alkitab

Bacaan Alkitab Yosua 8:1-29, Jangan Tawar Hati

Tetapi ternyata Tuhan punya maksud mulia dalam hidupnya, untuk menjadi pemimpin banyak jiwa yang sedang putus asa.

Penulis: Alpen Martinus | Editor: Alpen Martinus
Freepik.com
Bacaan Alkitab 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bacaan Alkitab kali ini diambil dalam Yosua 8:1-29.

Sementara renugannya berjudul 

“Kemudian berfirmanlah Tuhan kepada Yosua: “Janganlah takut dan janganlah tawar hati; bawalah seluruh tentara dan bersiaplah, majulah ke Ai. Ketahuilah Aku serahkan kepadamu raja negeri Ai, rakyatnya, kotanya dan negerinya..” (Yosua 8:1)

Baca juga: Bacaan Alkitab Yesaya 26:4, Tuhan adalah Gunung Batu yang Kekal

Kalau Nick Vujicic, pria Australia-Amerika yang tanpa tangan dan kaki itu, mengikuti keputusasaannya, mungkin sekarang ia sudah tiada, karena ia pernah mencoba melakukan suicide usia 10 tahun.

Tetapi ternyata Tuhan punya maksud mulia dalam hidupnya, untuk menjadi pemimpin banyak jiwa yang sedang putus asa.

Sebagai seorang evangelist yang dibawa Tuhan ke berbagai belahan dunia ini, ia harus revived (tetap semangat), tidak boleh tawar hati, harus terus maju, karena tak ada waktu lagi untuk menoleh ke belakang.

Semangat untuk maju, memang perlu dipacu bukan?

Yosua yang mungkin saja bisa takut dan tawar hati itu, lagi-lagi diingatkan Tuhan, “jangan takut dan jangan tawar hati.”

Dorongan atau support adalah suatu kebutuhan mental yang diperlukan oleh orang yang paling hebat sekalipun.

Yosua tentu bisa hebat karena Tuhan yang hebat ada bersamanya.

Tetapi yang hebat pada Yosua bahwa ia tidak pernah merasa hebat.

Sikap hatinya cukup terbentuk melalui kebersamaannya dengan Musa.

Kepemimpinan rohaninya terbentuk oleh pengamatan dan pengalamannya sebagai rekan sekerja Musa.

Ia dapat melihat bagaimana Musa begitu gigih dan sabar menghadapi bangsa yang suka menggerutu, penuh dengan protes dan keluhan yang tak habis-habisnya.

Tetapi ia juga dapat melihat bagaimana Musa, ada kalanya nyaris putus asa dan kehilangan akal dalam pekerjaan yang berat itu.

Sumber: Tribun Manado
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved