Pilkada 2024
Pilkada Jabar 2024: Ridwan Kamil - Bima Arya Menguat di Golkar
Nama Ridwan Kamil dan Bima Arya meramaikan bursa calon gubernur dari Partai Golkar untuk Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Nama Ridwan Kamil dan Bima Arya meramaikan bursa calon gubernur dari Partai Golkar untuk Pilkada Jawa Barat (Jabar) 2024.
Golkar akan melihat hasil survei elektabilitas Ridwan Kamil dan Bima Arya menjelang pendaftaran bakal pasangan calon pada 29 Agustus 2024.
Berdasarkan hasil survei Lembaga Survei (LS) Visi Nusantara periode 25 April hingga 3 Mei 2024 di 27 kabupaten/kota di Jabar, elektabilitas Ridwan Kamil berada di urutan pertama sebesar 15,25 persen.
Urutan kedua ditempati Dedi Mulyadi sebesar 12,50 persen.
Demikian kata Direktur Eksekutif LS Vinus, Yusfitriadi, dalam konferensi pers di Cibinong, Rabu (8/5/2024).
Elektabilitas kedua tokoh ini jauh meninggalkan nama-nama lainnya seperti M Iriawan atau Iwan Bule di urutan ketiga sebesar 3,25 persen.
"Posisi keempat ditempati mantan Walikota Bogor Bima Arya sebesar 2,75 persen. Lalu posisi kelima ada politisi PKS Haru Suandharu," tutur Yusfitriadi.
Elektabilitas tokoh-tokoh lainnya kurang begitu signifikan.
Sebut saja Desi Ratnasari 1,75 persen, Rhesa Yogaswara 1,25 persen, Uu Ruzhanul Ulum 1 persen, Dada Rosada 1 persen dan Hilman Umar Basori 0,75 persen.
Ketua DPD Partai Golkar Jabar Ace Hasan Syadzily menyatakan, Golkar masih condong untuk mencalonkan kembali Ridwan Kamil sebagai gubernur Jabar.
Baca juga: PDI-P Buka Peluang Kerja Sama Gerindra-Golkar-PAN di Pilkada Jabar: Hasto Sebut 3 Sosok Ini
Hal ini disampaikan Ace merespons kunjungan mantan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto ke Kantor DPD Golkar Jawa Barat pada Kamis (17/5/2024) pekan lalu. “Terus terang saja, kita kecenderungannya akan ke Pak RK (Ridwan Kamil) ya,” ujar Ace di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (20/5/2024).
Kendati demikian, Golkar juga masih membuka peluang untuk mengusung Bima Arya pada Pilkada Jawa Barat 2024.
Ace mengatakan, partainya menunggu hasil survei untuk melihat peluang Bima Arya bertarung di Pilkada Jawa Barat 2024. “Kami ingin tegaskan bahwa bisa saja nama Kang Bima Arya masuk dalam nama-nama yang yang memiliki potensi untuk disurvei oleh Partai Golkar,” ucap Ace.
Namun, ia menekankan bahwa keputusan akhir berada di tangan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto. “Ketum akan mempertimbangkan aspek berbagai hal, termasuk juga saya kira pasti pembicaraannya juga dengan para ketum partai lainnya. Terutama yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM),” kata Ace.
Bima Arya menyatakan, kunjungannya ke Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat pada Kamis lalu untuk menjemput takdir terkait Pilkada Jabar 2024. Bima pun memahami posisinya berbeda dengan Ridwan Kamil yang pada periode sebelumnya, menjadi gubernur Jawa Barat.
"Kami menjemput takdir, berbeda dengan Kang Emil (Ridwan Kamil) yang menunggu takdir karena beliau petahana (Gubernur Jabar)," kata Bima, dikutip dari TribunJabar.id.
Adapun Bima merupakan salah satu kader Partai Amanat Nasional yang disiapkan untuk menjadi calon gubernur Jawa Barat. Sementara itu, Ridwan Kamil belum memutuskan akan maju sebagai calon gubernur Jawa Barat atau Jakarta pada Pilkada serentak 2024.
Partai Gerindra sebagai pemenang dan diprediksikan memperoleh 20 kursi di DPRD Jabar 2024.
Berdasarkan rekapitulasi KPU Jabar, Gerindra memperoleh 4.301.851 suara di Pileg 2024.
Perolehan suara Gerindra mengungguli PKS di urutan kedua dengan 3.801.216, Golkar dengan 3.590.621 dan PDIP dengan 2.970.222.
Gerindra bakal mengusung mantan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi sebagai cagub.
(Tribun)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.