Kecelakaan Pesawat
Penjelasan KNKT Soal Jatuhnya Pesawat Tecnam P2006T Hingga Tiga Tewas, Keluar Rute
Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono menduga pilot pesawat yang jatuh di BSD, Tangerang Selatan, semula berkeinginan mendarat darurat di Lapangan Sunburst.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) melakukan penyelidikan terhadap jatuhnya pesawat Tecnam P2006T.
Mereka mencari penyebab terjatuhnya pesawat tersebut.
Terjatuhnya pesawat tersebut cukup mengejutkan warga sekitar.
Baca juga: Pengakuan Saksi Sebelum Pesawat Jatuh di Serpong: Berputar-putar Sembari Mengeluarkan Asap
Kejadian tersebut membuat tiga orang meninggal dunia.
Kejadian tersebut memang di tempat umum.
Ada beberapa hal yang membuat pesawat tersebut terjatuh.
KNKT sudah mendapatkan jawaban dari kejadian tersebut.
Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono menduga pilot pesawat yang jatuh di BSD, Tangerang Selatan, semula berkeinginan mendarat darurat di Lapangan Sunburst.
Pasalnya, pilot pesawat Tecnam P2006T itu keluar jalur dari rute Tanjung Lesung-Pondok Cabe.
“Memang kami melihat bahwa pilot intended atau berkeinginan menuju ke lapangan itu untuk melakukan pendaratan darurat di lapangan itu,” kata Soerjanto saat ditemui di kantor KNKT, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (20/5/2024).
“Karena, kalau tidak diarahkan dengan sengaja, ya enggak mungkin akan ke situ (Lapangan Sunburst). Karena treknya itu kalau ke Pondok Cabe, agak lurus, ini agak melenceng. Nah, dia memilih daerah situ,” ujar Soerjanto melanjutkan.
Berdasarkan situasi dan kondisi sebelum pesawat tersebut jatuh, Soerjanto berujar bahwa tempat terbaik untuk mendarat darurat saat itu memang hanya Lapangan Sunburst.
“Cuma masalahnya, sebelum berhasil mencapai lapangan, pesawat sudah terburu terkena pohon, terus terpental, akhirnya berhenti di lereng lapangan tersebut,” ungkap dia.
Diberitakan sebelumnya, sebuah pesawat jenis Tecnam P2006T, jatuh di tepi lapangan Sunburst, Jalan BSD Grand Boulevard, Serpong, Tangerang Selatan, Minggu (19/5/2024) siang.
Tiga awak pesawat meninggal dunia dalam kecelakaan ini. Ketiganya bernama Pulu Darmawan (pilot), Suanda (co-pilot), dan Farid Ahmad (teknisi).
2 Pesawat Kecelakaan Tragis di Penghujung 2024, Tabrak Bandara hingga Diduga Ditembak Rusia |
![]() |
---|
Terungkap Penyebab Pesawat Korean Air Terjun Bebas di Bandara Icheon, 125 Penumpang Selamat |
![]() |
---|
Pengakuan Saksi Sebelum Pesawat Jatuh di Serpong: Berputar-putar Sembari Mengeluarkan Asap |
![]() |
---|
Sosok Pilot Pesawat yang Alami Kecelakaan di Serpong, Manager Operational Indonesia Flying Club |
![]() |
---|
Detik-detik Jatuhnya Pesawat di Sunburst Serpong, Saksi Mata Ungkap Dengar Suara Ini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.