Berita Foto
Biota-biota Unik di Selat Lembeh
Yang biasanya dicari oleh penyelam dan pengamat bawah laut adalah saat Mandarin fish sedang kawin dan kelihatan telurnya.
Penulis: maximus conterius | Editor: maximus conterius
TRIBUNMANADO.CO.ID - Bagi pecinta dunia bawah air, Selat Lembeh di Kota Bitung adalah ‘surga’.
Banyak biota di lokasi ini yang tidak ditemukan di daerah lainnya. Pun banyak titik penyelaman yang dapat dinikmati para pelancong bawah air di Selat Lembeh.
Ben Sarindah, fotograger bawah laut dari Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI) Sulawesi Utara, membagikan foto-foto karyanya saat menyelam di Selat Lembeh.
Jika ingin menyelam mandiri, kita bisa menyewa perahu di pelabuhan penyeberangan di Pateten, Bitung. Biaya berkisar Rp1,5 juta.
Dari pelabuhan, kira-kira butuh waktu 30 menit untuk tiba di lokasi penyelaman makro.
Namun, jika ingin menggunakan jasa resort atau dive center, kita bisa naik perahu angkutan umum menuju Pulau Lembeh. Biayanya hanya Rp10 ribu.
Atau juga bisa naik feri jika membawa kendaraan seperti mobil atau sepeda motor. Kira-kira 20 menit kita sampai di Pulau Lembeh, lalu menuju resort atau dive center sekitar 20 menit lagi.
Dari situ, menuju ke lokasi penyelaman butuh waktu sekitar 20 menit.
Selat Lembeh menjadi favorit penyelam karena banyak sekali biota kecil atau makro.
Kita bisa menemukan jenis Nudibranch (siput laut tanpa cangkang), Octopus (gurita), Seahorse (kuda laut)
serta Frogfish (ikan kodok).
Juga jenis Pygmy seahorse (kuda laut pygmy), Shrimp (udang), Crabs (kepiting), Cuttlefish (cumi-cumi), Mantis shrimp (udang mantis) dan Ribbon eels (belut pita).
Umumnya biota-biota itu kita jumpai saat siang.
Tapi ada juga jenis lain seperti Mandarin Fish (Pterosynchiropus splendidus) yang bisa kita lihat saat sore atau jenis gurita saat malam.
Yang biasanya dicari oleh penyelam dan pengamat bawah laut adalah saat Mandarin fish sedang kawin dan kelihatan telurnya.
Pasalnya, muncul warna-warni yang menarik dan pola unik pada tubuhnya saat sedang kawin dan memijah (spawning).
Juga ikan-ikan Mandarin akan berkumpul dalam kelompok besar di malam hari di atas karang.
Pada saat itu, mereka akan melepaskan telur-telur kecil ke permukaan air yang kemudian akan dibuahi oleh sperma yang dilepaskan oleh jantan.
Proses ini biasanya terjadi secara berkala dan menjadi pemandangan menakjubkan. (max)
| Berita Foto: Parkir Liar Gandengan Truk di Jalan Soekarno Minut Memakan Korban Jiwa |
|
|---|
| Foto-Foto 2 Kolam Unik Terbengkalai di Bawah Jembatan Ranowulu Jalan Tol Manado - Bitung Sulut |
|
|---|
| Foto-Foto Suasana Rumah Duka Stevy Pangemanan, Penatua di Minut Sulut yang Meninggal saat Khotbah |
|
|---|
| Potret Meriahnya Syukuran 33 Tahun Pernikahan Gubernur Sulut YSK di Kakas, Warga Tumpah Ruah |
|
|---|
| Potret Taman Paskah di Jemaat GMIM Abraham Matungkas Minut Sulawesi Utara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Biota-Selat-Lembeh.jpg)