Pilkada 2024
Pilkada Jabar 2024 Terasa Pilpres: PKB Siapkan Lawan Ridwan Kamil
Pilkada Jawa Barat 2024 terasa pilpres! Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyiapkan kader menghadapi jagoan Partai Golkar Ridwan Kamil.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Bandung - Pilkada Jawa Barat 2024 terasa pilpres! Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyiapkan kader menghadapi jagoan Partai Golkar Ridwan Kamil.
Pada Pilpres 2024, PKB bersama Partai Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengusung Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Golkar bersama Gerindra, Demokrat dan PAN yang mengusung Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming saat pilpres, kali ini mengusung Ridwan Kamil.
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PKB Syaiful Huda menjelaskan PKB siap membuat poros tandingan untuk menghadapi Ridwan Kamil di Pilkada Jabar 2024.
Ia menyampaikan, saat ini PKB intens berkomunikasi dengan sejumlah partai politik (parpol) untuk membentuk koalisi.
“Bukan tandinganlah, mungkin menjadi kompetitor, kira-kira begitu semangatnya,” ujar Huda di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (2/5/2024).
Huda mengungkapkan, langkah itu diambil karena PKB memperoleh 15 kursi DPRD Jabar. Sementara itu, partai politik (parpol) maupun gabungan parpol harus memiliki 24 kursi DPRD untuk bisa mengusung calon gubernur dan calon wakil gubernur Jabar.
Baca juga: PKB Lawan Khofifah di Pilkada Jatim 2024: Gagas Poros "Oposisi"
Dengan perolehan itu, Huda menekankan, PKB bakal mengajukan kursi calon gubernur.
“Wakil gubernurnya akan kita serahkan pada partai koalisi yang nanti memastikan bergabung dengan PKB. Karena, hanya butuh satu tambahan partai koalisi,” ucap dia.
Di sisi lain, Huda enggan membeberkan parpol yang saat ini tengah berkomunikasi intens dengan PKB untuk bekerja sama dalam Pilkada Jabar.
“Saya belum bisa sampaikan, yang jelas PKB Jabar memastikan bisa mengusung poros di luar Kang Ridwan Kamil,” kata dia.
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku belum bisa memastikan akan maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta atau Jawa Barat pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024 mendatang.
Emil, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa keputusan itu baru akan disampaikan dalam 1-2 bulan ke depan karena masih dibahas dan dipertimbangkan bersama partai politik dan pihak terkait lainnya.
”Kalau sekarang itu masih menghitung survei, masih membahas dengan partai-partai, masih terlalu awal. Mungkin sebulan, dua bulan lagi kepastian saya ke Jakarta atau saya di Jawa Barat disampaikan,” kata Emil dalam keterangannya, Kamis (2/5/2024).
Wakil ketua umum Partai Golkar ini mengaku tidak ingin terburu-buru karena masih ada waktu untuk menimbang dan memperhitungkan banyak hal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/020524-ridwan-kamil2.jpg)