Minggu, 3 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Unsrat Manado

Intip Janji Ferry Liando, Dekan FISIP Unsrat Manado Terpilih

Visi Misi Calon Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sam Ratulangi Periode 2024-2028.

Tayang:
Editor: Rizali Posumah
HO/Kolase Tribun Manado
Daud Markus Lindo atau Ferry Liando 

2.      Memperbaiki institusi kelembagaan organisasi kemahasiswan termasuk memfasilitasi sarana prasarana maupun pendampingan kegiatan-kegiatan organisasi kemahasiswaan

3.      Membentuk pusat-pusat studi keilmuan mahasiswa dan mewajibkan semua dosen menjadi pendamping mahasiswa baik pada kegiatan internal kampus maupun di ranah eksternal kampus. Misi ini juga dalam rangka untuk mendukung pencapaian IKU

4.      Mengembangakan kolaborasi dosen dan mahasiswa seperti penelitian, pengabdian masyarakat, kompetisi mahasiswa di tingkat nasional seperti PIMNAS, program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), program debat mahasiswa nasional maupun program pertukaran atau kerjasama mahasiswa lainnya. Program ini juga dalam rangka untuk pengembangan akreditasi program studi di FISIP Unsrat

5.      Guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kepemimpinan dan karakter mahasiswa maka akan dilakukan berbagai pembenahan seperti perbaikan berbagai aktivitas pelayanan birokrasi akademik secara profesional, akuntabel, transparan, sederhana dan bebas gratifikasi/pungli.

6.      Dalam rangka mewujudkan kualitas pengajaran maka perlu ditingkatkan kesejahteraan para dosen dengan cara pemerataan pendapatan remunerasi dosen.

Jumlah kegiatan akademik para dosen harus diperlakukan secara merata agar tidak terjadi ketimpangan penerimaan remunerasi baik antar dosen maupun antar dosen dengan dosen yang mendapatkan tugas tambahan struktural.

7.      Untuk mendorong kualitas pengajaran maka perlu ditingkatkan kerjasama FISIP Unsrat dengan lembaga-lembaga eksternal seperti pemerintah daerah, lembaga-lembaga pemerintah, KPU, Bawaslu dan DKPP.

Kerjasama tersebut selain untuk memperkuat kapasitas tenaga pengajar juga akan berdampak pada tingkat kesejahteraan dosen, pencapaian IKU dan juga akreditasi prodi.

8.      Sebagai upaya untuk mengatasi kekurangan jumlah guru besar maka perlu dilakukan berbagai upaya seperti pembentukan unit khusus percepatan pengurusan guru besar termasuk pendampingan dalam pengadaan jurnal internasional terakreditasi scopus bagi masing-masing dosen yang bergelar S3.

Upaya penambahan guru besar bertujuan untuk peningkatan mutu pendidikan, akreditasi, kesejahteraan dosen serta sebagai persiapan pembentukan program studi pascasarjana.

Tentang Ferry Daud Liando

Dilahirkan di Malola Sulawesi Utara pada 25 Mei 1974.

Merupakan dosen pada FISIP Unsrat Manado.

Penelitiannya fokus pada peminatan pemilu dan demokrasi.

Mata kuliah yang diajarkan adalah Sistim Kepartaian dan Pemilu, Perwakilan Politik, HAM dan Demokrasi serta kebijakan publik.

Pada tahun 2015 ia bersama perwakilan dari beberapa PT bekerja sama dengan KPU RI membentuk konsorsium Pendidikan Pascasarjana Tata Kelola Pemilu.

Tahun 2016 menjadi tim penyusun naskah akademik RUU Pemilu bersama tim kemitraan, Prof Ramlan Surbakti, Prof Saldi Isra, Hasyim Ashari dll.

Beliau menjadi salah satu tim penyusun Grand Desain Kurikulum Penguatan Kapasitas Bawaslu.

Pada tahun 2020, 2022 dan 2023 beliau merupakan juri untuk debat hukum pemilu.

Di DKPP pernah menjadi tim pemeriksa daerah dan menjadi tim ahli penyusun Indeks Kode Etik Penyelenggara Pemilu (IKEPP).

Tahun 2020, beliau diangkat menjadi tim pakar kesekjenan KPU RI.

Tahun 2017 dan 2022, beliau terpilih menjadi tim ahli penilai makalah calon anggota KPU/Bawaslu RI.

Telah menulis ratusan judul karya ilmiah di bidang kepemiluan untuk jurnal, buku, majalah, naskah akademik maupun kajian.

Sejak tahun 2017 hingga sekarang diangkat sebagai tim editor jurnal Tata Kelola Pemilu KPU RI.

Tahun 2015 lulus scholarship program for Political Thougt di Massachusetts University AS.

Pada Tahun 2018 menjadi utusan Indonesia pada forum internasional "Civil Society Partisipation in the Indo Pacific" di Malaysia.

Kini beliau sebagai Pembina Pusat Studi Kepemiluan FISIP Unsrat dan Wakil Sekjen Pengurus Pusat Asosiasi Ilmu Politik Indonesia (AIPI).

Riwayat karier

  1. Ketua Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Unsrat 2012-2015
  2. Sekretaris Senat FISIP Unsrat 2012-2014
  3. Ketua Senat FISIP Unsrat 2014-2016
  4. Ketua Senat FISIP Unsrat 2016-2018
  5. Koordinator Program Studi S2 Pengelolaan Sumber Daya Pembangunan (PSP) Pascasarjana Unsrat 2014-2018
  6. Ketua Jurusan Ilmu Pemerintahan FISIP Unsrat 2018-2020.

 

 

Sumber: Tribun Manado
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved