Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Maruf Amin di Sulut

KH Arsyad Tawil Ulama asal Banten Wafat di Manado Sulawesi Utara Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional

Ketua MUI Manado Yaser Bachmid mengatakan, Arsyad Tawil adalah ulama asal Banten yang dibuang Belanda ke Manado Sulawesi Utara pada tahun 1888 - an.

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Arthur Rompis
Ketua MUI Manado Yaser Bachmid mengatakan, Arsyad Tawil adalah ulama asal Banten yang dibuang Belanda ke Manado pada tahun 1888 - an. 

Ia membeber berbagai hawa nafsu.

Ungkap dia, nafsu yang paling sulit diobati adalah nafsu kekuasaan untuk memimpin.

"Puasa itu belajar menahan hawa nafsu, nafsu makan, nafsu harta, nafsu kekuasaan, nafsu menjadi pemimpin, nah yang paling sulit diobati adalah cinta terhadap kepemimpinan," kata dia.

Maruf Amin mengajak jemaah Masjid Agung Awwal Fathul Mubien untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan.

Terutama memberi makan orang-orang yang tengah menjalankan ibadah puasa.

"Puasa ini hikmahnya banyak sekali, ajaran agama, syariat itu bangunannya, pondasinya di bangun di atas hikmah-hikmah.

Syariat itu semuanya adil, semuanya maslahat. Siapa yang memberi makan orang puasa ia dapat pahala seperti orang yang puasa," kata dia.

Usai salat, Maruf diserbu umat.

Mereka berebutan menjabat dan mencium tangan Maruf.

Istri Maruf Amin juga diserbu para ibu. Mereka minta foto. (Art)

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved