Kodam XIII Merdeka
Kodam Merdeka XIII Gelar Operasi Gaktib, Sasar para Personel TNI, Anggota Diminta Tak Arogan
Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Wakhyono menyampaikan, operasi Gaktib dan Yustisi tahun 2024 merupakan program kerja Polisi Militer TNI.
Penulis: Rhendi Umar | Editor: Rizali Posumah
Manado, TRIBUNMANAD.CO.ID - Operasi Penegakkan Ketertiban (Gaktib) dan Yustisi Polisi Militer TNI TA 2024, digelar Jumat (8/3/2024).
Upacara terkait itu dilaksanakan di lapangan Markas Kodam XIII Merdeka, Jalan 14 Februari Teling Atas, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Bertindak selaku pembina upacara yaitu Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Wakhyono.
Membacakan amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakhyono menyampaikan, operasi Gaktib dan Yustisi tahun 2024 merupakan program kerja Polisi Militer TNI yang bertujuan untuk menegakkan hukum dan disiplin seluruh prajurit dan PNS TNI.
“Saya berharap pelaksanaan kedua operasi ini dapat dikembangkan ke arah peningkatan profesionalitas petugas dan subyek hukum, melalui upaya edukasi yang intensif,” kata Danrem Santiago.
Menurutnya, prioritas penyelenggaraan operasi Gaktib dan operasi Yustisi tahun ini adalah, meningkatkan kesadaran hukum, disiplin dan tata tertib serta kepatuhan hukum segenap prajurit TNI baik dalam kedinasan maupun kehidupan sehari hari.
"Mencegah arogansi prajurit TNI yang dapat merendahkan martabat dan citra TNI di masyarakat. Serta tercapainya prajurit TNI yang tangguh, guna mendukung pertahanan dan keamanan dalam mewujudkan Indonesia maju," jelasnya.
Lanjutnya, pelaksanaan operasi Gaktib dan Yustisi Polisi Militer TNI ini akan digelar sepanjang tahun 2024, dan dilaksanakan baik dalam bentuk operasi mandiri maupun operasi gabungan, sesuai dengan wilayah hukum masing masing.
Danrem menekankan beberapa hal yang perlu diketahui kepada seluruh prajurit TNI, khususnya jajaran POM TNI untuk dapat dipedomani dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Ia meminta seluruh prajurit agar dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME serta memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI sebagai landasan dalam menjalankan tugas.
"Polisi Militer diminta untuk harus menjadi TNI yang PRIMA dengan memberikan contoh ketaatan kepada hukum dan menjadi sosok terbaik prajurit yang berdisiplin," jelasnya
Prajurit juga diminta agar dapat menguasai secara menyeluruh tugas wewenang dan tanggung jawab serta prosedur pelaksanaan operasi dengan fokus terhadap sasaran yang akan dicapai.
“Kuasai dan manfaatkan perkembangan teknologi dan informasi guna mendukung pelaksanaan tugas. Jaga nama baik TNI dan perkuat sinergitas serta soliditas dengan aparat penegak hukum lainnya, demi suksesnya penyelenggaraan operasi Gaktib dan operasi Yustisi,” tandasnya. (Ren)
Danau Tondano Menjerit, TNI dan Warga Bersatu Padu Gasak Eceng Gondok |
![]() |
---|
Pisah Sambut Pangdam XIII Merdeka, Ini Janji Mayjen Suhardi |
![]() |
---|
Pangdam XIII Merdeka Mayjen TNI Suhardi Tiba di Kota Manado, Sulawesi Utara |
![]() |
---|
Breaking News: Mayjen TNI Suhardi Jadi Pangdam XIII/Merdeka, Ada SK Panglima TNI |
![]() |
---|
Daftar 3 Pati dan 5 Pamen yang Diserahterimakan Pangdam XIII/Merdeka, Ini Pesannya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.