Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kodam XIII Merdeka

Danau Tondano Menjerit, TNI dan Warga Bersatu Padu Gasak Eceng Gondok

Tak hanya TNI dan Polri, aksi ini juga melibatkan pemerintah daerah, mahasiswa, tokoh agama, komunitas masyarakat.

Dokumentasi Kodam XIII Merdeka
BERSIHKAN DANAU TONDANO - Selasa (25/2/2025) Ratusan prajurit TNI dipimpin Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Suhardi bersama warga setempat bahu-membahu melakukan aksi pembersihan besar-besaran.  Dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Suhardi, aksi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong untuk menyelamatkan lingkungan.   

TONDANO, TRIBUN - Danau Tondano, permata alam Sulawesi Utara, kini terancam oleh invasi eceng gondok yang tak terbendung. 

Danau yang dulu jernih dan memesona ini seolah ‘menjerit’ meminta pertolongan. 

Menanggapi hal ini, ratusan prajurit TNI bersama warga setempat bahu-membahu melakukan aksi pembersihan besar-besaran, Selasa (25/2/2025). 

BERSIHKAN DANAU TONDANO - Selasa (25/2/2025) Ratusan prajurit TNI dipimpin Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Suhardi bersama warga setempat bahu-membahu melakukan aksi pembersihan besar-besaran. 

Dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Suhardi, aksi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong untuk menyelamatkan lingkungan.  

Dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Suhardi, aksi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong untuk menyelamatkan lingkungan.  

Tak hanya TNI dan Polri, aksi ini juga melibatkan pemerintah daerah, mahasiswa, tokoh agama, komunitas masyarakat, dan berbagai elemen lainnya. 

Semua bersatu padu, bertekad mengembalikan kejayaan Danau Tondano yang kian terancam oleh gulma yang merajalela.  

Pangdam menyampaikan bahwa ini Bukan Sekadar Pembersihan, Ini Perjuangan untuk Masa Depan!

BERSIHKAN DANAU TONDANO - Selasa (25/2/2025) Ratusan prajurit TNI dipimpin Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Suhardi bersama warga setempat bahu-membahu melakukan aksi pembersihan besar-besaran. 

Dipimpin langsung oleh Pangdam XIII/Merdeka, Mayor Jenderal TNI Suhardi, aksi ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong untuk menyelamatkan lingkungan.  

Danau Tondano bukan sekadar sumber air, melainkan juga jantung kehidupan bagi ribuan warga sekitar. 

Namun, pendangkalan akibat eceng gondok yang semakin parah telah mengancam ekosistem dan mata pencaharian masyarakat.  
"Kalau bukan kita yang bergerak, siapa lagi? Ini bukan hanya soal lingkungan, tapi juga soal masa depan anak cucu kita. 

Danau ini harus kita selamatkan," tegas Mayjen Suhardi, dengan semangat membara.  

Dalam kesempatan ini, Pangdam mengutip pesan moral Panglima Besar Sudirman tentang Ikatan Sapu Lidi:  

"Janganlah kamu berbuat seperti sapu yang meninggalkan ikatannya. 

Sebatang lidi tidak akan berarti apa-apa, tetapi dalam ikatan sapu, ia akan dapat menyapu segala-galanya. 

Begitu pula dengan kita. Hanya dengan persatuan, kita bisa mengatasi tantangan sebesar apa pun"

Pesan ini menjadi penyemangat bagi semua pihak yang terlibat dalam aksi ini, mengingatkan bahwa kekuatan terbesar terletak pada kebersamaan.  

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved