Pemilu 2024
Dana Kampanye Pemilu 2024: Ganjar Kalahkan Prabowo dan Anies
Ganjar-Mahfud kalahkan Prabowo-Gibran dan Anies-Muhaimin sebagai paslon terbanyak pengeluaran dana kampanye pada Pilpres 2024.
Dalam laporan dana kampanyenya kepada KPU RI tercatat PDIP menerima dana Rp 173.397.897.536 dan menghabiskan Rp 173.221.200.996 untuk kampanye atau promosi kepada pemilih.
Kemudian Gerindra menerima dana kampanye Rp 92.842.469.477 dan pengeluaran Rp 92.839.827.846.
Parpol terboros ketiga yakni PSI. Parpol ini menghabiskan Rp 80 miliar untuk membiayai semua kegiatan kampanye.
Berdasarkan data resmi KPU per 29 Februari 2024, total penerimaan dana kampanye PSI sebesar Rp 80.098.501.068. PSI menghabiskan Rp 80.096.534.876 untuk membiayai semua kegiatan kampanye selama 75 hari.
Hasil hitung cepat lembaga survei Indikator Politik Indonesia menunjukkan, partai berlogo bunga mawar itu hanya meraih 2,65 persen suara secara nasional.
Partai peraih suara tertinggi versi hitung cepat adalah PDIP yang mendulang 16,68 persen suara nasional. Gerindra merupakan partai peraih suara terbanyak ketiga versi hitung cepat, yakni 13,43 persen.
Laporan dana kampanye partai politik itu termaktub dalam Laporan Penerimaan dan Pengeluar Dana Kampanye (LPPDK) yang diserahkan kepada KPU RI. Setiap partai politik juga menyerahkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) dan Laporan Pemberi Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK).
Komisioner KPU RI Idham Holik mengatakan, LPPDK, LADK, dan LPSDK masing-masing partai politik itu akan diaudit oleh kantor akuntan publik (KAP). Pihaknya menunjuk KAP berbeda untuk 18 partai politik peserta Pemilu 2024 itu.
Penerimaan dan Pengeluaran
PDIP
Rp 173.397.897.536 - Rp 173.221.200.996
Gerindra
Rp 92.842.469.477 - Rp 92.839.827.846
PSI
Rp 80.098.501.068 - Rp 80.096.534.876
Demokrat
Rp 73.431.679.034 - 72.273.700.282
Golkar
Rp 45.236.060.400 - Rp 45.219.158.648
PBB
Rp 27.761.541.659 - Rp 27.760.541.659
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.