Kamis, 7 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kasus Penganiayaan

Pria Tabrak Kekasih karena Cemburu Buta, Si Gadis Dilempari Batu hingga Lari ke Gereja

Seorang pria di Nunukan tabrak kekasih karena cemburu buta. Si Gadis yang merupakan korban berlari ke arah gereja dan dilempari batu.

Tayang:
Editor: Frandi Piring
via https://jagatbisnis.com
Foto Ilustrasi. Seorang pria di Nunukan tabrak kekasih karena cemburu buta. Si Gadis yang merupakan korban berlari ke arah gereja dan dilempari batu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pemuda berinisial MP (19) warga Jalan Cut Nyak Dien Rt 015, Nunukan Tengah, ditangkap Unit Reskrim Polsek Nunukan Kota, Nunukan, Kalimantan Utara, karena melakukan penganiayaan terhadap DP, gadis berusia 21 tahun.

Korban merupakan kekasih dari pelaku MP.

Motif penganiayaan MP terhadap mahasiswi yang tinggal di Jalan Pendidikan Rt 004, Nunukan Utara tersebut didasari rasa cemburu.

"Antara pelaku dan korban ini memiliki hubungan pacaran. Pelaku menuding korban sering jalan tanpa sepengetahuan atau tanpa izin pelaku, maka terjadilah penganiayaan tersebut," ujar Kapolsek Nunukan Kota, AKP Karyadi, Selasa (27/2/2024).

Insiden penganiayaan terjadi pada Kamis (22/2/2024) sekitar pukul 01.40 Wita.

Saat itu, DP mengirim pesan ingin mengambil kartu memori HP yang dipegang pelaku.

Pesan itupun dibalas bahwa kartu yang dicari DP sudah dibuang.

Potret pelaku, si pria MP (19), penabrak sang kekasih di Nunukan.
Potret pelaku, si pria MP (19), penabrak sang kekasih di Nunukan. (Kompas.om/Polsek Nunukan)

Pelaku kemudian meminta DP mencari kartu dimaksud, di antara gundukan pasir yang ada di Jalan Cut Nyak Dien, Nunukan Tengah, tak jauh dari bangunan Sarang Walet.

"Saat korban datang ke TKP, tiba tiba pelaku muncul juga di sana.

Pelaku langsung mencabut kunci motor kekasihnya dari posisi kontak motor, mengeluarkan kata kasar dan menyuruh pacarnya pulang jalan kaki, karena kunci motor ia tahan," jelas Karyadi.

Perdebatan sengit terjadi. Korban yang turut terbakar emosi juga menjawab bahwa ia akan pulang jalan kaki.

Korban kemudian menuju sarang walet untuk menjauhi pelaku, namun pelaku segera menyalakan motor dan menabrak kaki kanan korban dari belakang.

Melihat pelaku yang kalap, korban kemudian berusaha bangkit dan menghindar. Namun pelaku kembali melakukan hal yang sama.

"Korban berlari ke arah gereja menghindari ulah pelaku yang terus mencoba menabraknya.

Tapi ia dilempari batu. Kaki dan perutnya terkena lemparan batu,"lanjut Karyadi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved