TRIBUNMANADO.CO.ID - Seperti yang diketahui kesehatan menjadi hal penting bagi setiap orang.
Lantas untuk mendapatkan kesehatan orang rela melakukan apapun.
Hal tersebut agar terhindar dari penyakit.
Namun seringkali ada hal-hal yang terlewatkan hingga terkena penyakit.
Penyakit juga sering muncul dari perasaan.
Hingga membuat kecewa berat dan berdampak pada kesehatan.
Lantas kecewa biasa muncul karena ekspektasi terlalu tinggi.
Berikut ini penjelasan dari psikolog.
Perubahan suasana hati atau kita kenal dengan istilah mood swing tentu bisa dialami siapa saja.
Sobat sehat pasti pernah menjumpai seseorang yang mengalami mood swing karena apa yang ia alami tak sesuai dengan harapan atau ekspektasinya.
Lantas, apa yang menyebabkan seseorang merasa kecewa dan berpengaruh dengan moodnya?
Psikolog keluarga dan pendidikan anak, Adib Setiawan menyampaikan tanggapannya pada tayangan YouTube TribunHealth.com.
Sobat sehat, tentunya kita tidak boleh menaruh ekspektasi ataupun harapan terlalu tinggi terhadap apapun.
Ternyata, ekspektasi dan harapan terlalu tinggi pada orang lain, kata psikolog Adib Setiawan membuat seseorang merasa dirinya benar dan orang lain itu salah.
"Ketika dia berekspektasi pada orang lain terlalu lebih, terlalu banyak. Sehingga dia merasa dirinya benar. Sehingga mungkin merasa bahwa orang lain itu salah," tutur Adib Setiawan
| Wajib Diwaspadai, Ini 9 Gejala Asam Urat di Usia Muda yang Sering Diabaikan |
|
|---|
| Sering Diabaikan, Ini 9 Gejala Asam Urat di Usia Muda yang Wajib Diwaspadai |
|
|---|
| Kenali Gejala dan Tanda-tanda Serangan Stroke, Ini Penjelasan Dokter Spesialis Saraf |
|
|---|
| Atasi Kebotakan, Berikut Daftar Minyak dari Bahan Alami untuk Penumbuh Rambut |
|
|---|
| Apa Itu Gas Tertawa? Isi Whip Pink Pendorong Krim, Bisa Sebabkan Kematian Jika Dihirup Langsung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-sedih-12.jpg)