Breaking News
Senin, 27 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Doa Islam

Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha, Amalkan Setiap Hari dan Dapatkan Manfaat dari Keutamaannya

Dalam sejumlah hadits shahih disebutkan berbagai keutamaan sholat dhuha. Apalagi jika dilaksanakan saat bulan puasa Ramadan.

Editor: Indry Panigoro
pexels.com
Ilustrasi berdoa sesudah sholat dhuha. 

Seperti sholat pada umumnya, muslim dan muslimah dianjurkan untuk membaca niat.

Adapun niat sholat dhuha adalah sebagai berikut:

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِلهِ تَ عَالَى

Ushalli Sunnatadh-dhuhaa rak'ataini lillaahi ta'aalaa.

Artinya:

"Aku niat sholat sunah dhuha dua rakaat, karena Allah ta'ala".

Setelah melaksanakan shalat dhuha, sebaiknya untuk tidak terburu-buru pergi.

Setelah mengerjakan tata cara shalat dhuha, sebaiknya diam diri selama beberapa saat.

Pada saat itu lah, dianjurkan untuk membaca bacaan doa shalat dhuha.

Doa Setelah Sholat Dhuha

Doa shalat dhuha terdapat dalam hadis dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha, yang berkata, bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyelesaikan sholat Dhuha.

Beliau mengatakan, Allohummaghfir-lii wa tub 'alayya, innaka antat tawwabur rohiim

Artinya: “Ya Allah ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang) sampai beliau membaca seratus kali”.

Selain itu, ada juga doa shalat dhuha lainnya, seperti di bawah ini.

Allahumma innadhdhuha-a dhuha-uka, walbahaa-abahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwaatuka, wal qudrota qudrotuka, wal 'ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqii fissamma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu'siron fayassirhu, wainkaana harooman fa thohhirhu, wa inkaana ba'idan fa qoribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudrotika, aatini maa ataita 'ibaadakash shoolihiin.

Artinya:

“Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadanya apa yang Engkau berikan kepada hamba-hambaMu yang shalih.”

(Bangkapos.com/Widodo)

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com

 

Sumber: Bangka Pos
Halaman 4/4
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved