Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Imlek di Manado

Makan Bersama Keluarga Besar Jadi Tradisi Umat Tridharma Manado Sulawesi Utara di Malam Imlek

Umat Tridharma di kota Manado, Sulut, punya sejumlah tradisi unik di malam imlek. 

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Chintya Rantung
Arthur Rompis/Tribunmanado
Klenteng Ban Hin Kiong Manado 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Umat Tridharma di kota Manado, Sulut, punya sejumlah tradisi unik di malam imlek. 

Salah satunya makan malam.

Denny Ulaan, pengawas Klenteng Ban Hin Kiong Manado menuturkan, makan malam itu melibatkan seluruh keluarga besar.

"Makan biasanya berlangsung di salah satu rumah, digelar di meja bundar dan panjang," kata dia Jumat (9/2/2024).

Ungkap dia, tradisi itu umum dilakukan warga sedunia yang rakayan imlek. Namun di Manado, ada penyesuaian soal menu.

"Makanan kita biasa saja, tak lagi mi panjang seperti di cina dararan," katanya. 

Sebut dia, tujuan tradisi itu adalah mengeratkan hubungan keluarga.

Informasi yang dihimpun tribunmanado, tradisi makan bersama Imlek yang disimbolkan sebagai pengikat, pemersatu, dan perekatan hubungan keluarga.

Tidak sampai di situ, tradisi makan bersama Imlek juga turut ditujukan untuk leluhur yang sudah meninggal dengan meletakkan persembahan di atas meja atau altar.

Umat Tridharma di Klenteng Ban Hin Kiong, Manado, akan menggelar sembahyang pada peribadatan malam tahun baru Imlek, Jumat (9/2/2024) malam.

Salah satu pokok doa adalah pemilu 2024. 

"Kita doakan agar berjalan aman," kata Denny Ulaan, Bio Kong atau pengawas Klenteng Ban Hin Kiong Manado, Kamis (8/2/2024).

Ungkap dia, umat juga akan mendoakan situasi Manado agar aman dan jauh dari bencana. 

Denny menuturkan, umat akan menggelar dua kali doa di Klenteng.

Pada malam tahun baru dan keesokan paginya pada Sabtu (10/2/2024).

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved