Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bemo Preman Manado

Terungkap Penyebab Rekonstruksi Pembunuhan Bemo Dibagi 2 Sesi, Beda Kronologi Pelaku dan Saksi

Terungkap penyebab rekonstruksi pembunuhan Bemo preman Manado dibagi 2 sesi.

nielton durado/tribun manado
Terungkap penyebab rekonstruksi pembunuhan Bemo preman Manado dibagi 2 sesi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terungkap penyebab rekonstruksi pembunuhan Bemo preman Manado dibagi 2 sesi.

Diketahui, Bemo tewas ditikam oleh pelaku Opal pada Minggu (17/12/2023).

Hari ini, pihak kepolisian melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan Bemo.

Rekonstruksi dibagi kedalam dua sesi karena perbedaan pendapat versi kronologi antara pelaku dan saksi.

Hal ini berdasarkan keterangan Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol May Diana Sitepu.

Baca juga: Senyum Opal Tersangka Pembunuhan Bemo Preman Manado Sebelum Rekonstruksi, Ini Harapan Keluarga

Rekonstruksi kasus pembunuhan Indra Matheos alias Bemo (37) preman Manado, Jumat 26 Januari 2024 di Polresta Manado dibagi ke dalam dua sesi.

Pasalnya ada perbedaan kronologi antara tersangka Noval Nur (40) alias Opal dan para saksi.

Kasat Reskrim Polresta Manado saat ditemui mengatakan pihaknya melakukan rekonstruksi dengan dua sesi.

"Yang sesi pertama adalah keterangan tersangka, dan kedua itu adalah keterangan dari para saksi di TKP," ujar Kompol May Diana Sitepu.

Ia menuturkan dari keterangan tersangka, anak dari Bemo yang bernama Choki ada di TKP saat pembunuhan.

Sedangkan para saksi dari keluarga korban mengatakan Choki tak berada disana.

"Kita harus lakukan dua versi karena ada perbedaan pendapat soal kronologi," ungkap dia.

Hingga saat ini rekonstruksi pembunuhan Bemo masih terus berlanjut.

Senyum Opal

Noval Nur (40) alias Opal, tersangka pembunuhan Indra Matheos (37) alias Bemo, akhirnya dihadirkan saat rekonstruksi, Jumat 26 Januari 2024.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved