Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kapal LCT Bora Ditemukan

Terungkap Cerita Kakak Nahkoda Kapal LCT Bora Sebelum Hilang Kontak, 3 Kali Telepon, Tanya Kondisi

Terungkap cerita kakak nahkoda Kapal LCT Bora sebelum hilang kontak di Perairan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).

Kolase Tribun Manado/Handout
Kapal LCT Bora V hilang kontak pada Minggu 21 Januari 2024 malam. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terungkap cerita kakak nahkoda Kapal LCT Bora sebelum hilang kontak di Perairan Sitaro, Sulawesi Utara (Sulut).

Jutje Malumbot menceritakan bahwa adiknya yang merupakan Kapten atau Nahkoda LCT Bora V menelepon tanya kondisi.

Ia mengatakan adiknya James Malumbot beberapa kali menelepon tanya kondisi cuaca.

Hilangnya kapal LCT Bora V di perairan laut Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang (Sitaro) menyisahkan kesedihan di kalangan keluarga awak dan penumpang kapal.

Baca juga: Gempa Terkini Sore Ini Selasa 23 Januari 2024, Baru Saja Guncang di Laut, Info BMKG Magnitudonya

LCT Bora V diketahui melakukan pelayaran dari Pelabuhan Bitung menuju Pelabuhan Tagulandang untuk mengantar mesin pembangkit listrik di Tagulandang.

Di tengah perjalanan, kapal nahas itu diterjang cuaca buruk berupa angin kencang disertai gelombang tinggi.

Saat menghadapi gelombang ekstrem, Kapten atau Nahkoda LCT Bora V, James Malumbot sempat menghubungi beberapa pihak untuk mengabarkan kondisi terkini dari kapal yang diawaki 10 orang crew itu.

Salah satu yang dihubungi berulang kali adalah kakak kandungnya, Jutje Malumbot yang saat ini berdomisili di Tagulandang, Kabupaten Sitaro.

Kepada tribunmanado.co.id, Jutje menuturkan jika pada hari minggu tersebut, adiknya beberapa kali menelepon untuk menanyakan kondisi cuaca di perairan laut Tagulandang.

"Lebih dari tiga kali (menelepon).

Telepon pertama sampai ketiga masih terang (antara siang hingga sore).

Dia tanya cuaca di Tagulandang," ujar Jutje melalui sambungan telepon, Selasa (23/1/2024).

Saat memasuki malam hari, James Malumbot kembali menghubungi sang kakak dan mengabari jika kapal yang dinahkodainya sedang dihantam cuaca buruk.

"Katanya mereka sudah dekat Biaro, tapi kencang sekali.

Ramp door sudah jatuh.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved