Pilpres 2024
Survei Pilpres 2024 versi Charta Politika: Swing Voters 20 Persen, Ganjar Salip Anies
Survei Pilpres 2024 Charta Politika. Elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud MD rebound dan menyalip Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
TRIBUNMANADO.CO.ID, Jakarta - Elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud MD rebound dan menyalip Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Ganjar-Mahfud berpeluang menemani Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming pada putaran kedua Pilpres 2024.
Ganjar-Mahfud meraih 28 persen, berada di posisi kedua. Sedangkan Anies-Muhaimin memperoleh 26,7 persen.
Prabowo-Gibran masih di puncak klasemen sementara top elektoral di angka 42,2 persen.
Demikian temuan terbaru lembaga survei nasional, Charta Politika Indonesia yang dirilis ke publik pada Minggu (21/1/2024).
Peneliti Charta Politika Nachrudin menjelaskan, Paslon 01 Anies-Muhaimin di urutan terbawah.
Situasi ini membuat kans Paslon 03 Ganjar-Mahfud lolos ke putaran dua kian besar.
Nachrudin dalam pemaparan hasil surveinya melalui kanal YouTube Charta Politika menjelaskan, posisi Ganjar-Mahfud terbilang berpotensi kuat melanjutkan kontestasi bersama Prabowo-Gibran di putaran dua.
Sementara Anies-Muhaimin masih bisa mengajar elektabilitas Ganjar-Mahfud.
Dalam survei itu dipaparkan sebanyak 75,7 persen responden mengaku mantap dengan pilihan. Sementara 20,9 persen masih mungkin berubah dan 3,4 persen lainnya mengaku tidak tahu atau tidak menjawab.
Survei Charta Politika melalui metode multistage random sampling melibatkan 1220 responden di seluruh Indonesia. Survei dilakukan pada 4-11 Januari 2024 dengan margin of error 2,82 persen.
LSI Denny JA
Dinamika elektabilitas terlihat pada temuan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA.
Subianto-Gibran memperoleh 46,6 persen disusul Ganjar-Mahfud 24,8 persen dan Anies-Muhaimin 22,8 persen.
Peneliti Senior LSI Denny JA Ardian Sopa mengatakan di awal Januari 2024 Prabowo-Gibran mendapatkan elektabilitas 46,6 persen, kemudian di urutan kedua Ganjar-Mahfud di angka 24,8 persen, kemudian Anies-Muhaimin di angka 22,8 persen.
Survei ini dilakukan pada 3-11 Januari 2023 dengan jumlah responden 1.200. Teknik pengumpulan data survei ini menggunakan wawancara tatap muka dengan kuesioner. Margin of error survei ini kurang lebih 2,9 persen.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.