Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Maluku Utara

Saksi Sejarah Museum Perang Dunia II dan Museum Trikora Morotai Banyak Dikunjungi Turis

Pulau Morotai ini jugalah akhirnya Jepang harus menyerah kepada Sekutu dan harus meninggalkan wilayah kekuasaanya di asia pasifik termasuk Indonesia

|
Penulis: Ferdi Guhuhuku | Editor: Alpen Martinus
Tribun Manado/Ferdi Guhuhuku
Museum Perang Dunia Kedua dan Museum Trikora Morotai Maluku Utara 

TRIBUNMANADO.CO.IDKabupaten Morotai Maluku Utara, sangat terkenal akan sejarah pelik dimasa Perang Dunia Kedua.

Mengingat kawasan Morotai menjadi salah satu arena pertempuran yang memilukan saat itu.

Perang Dunia Kedua yang terjadi di Morotai pada saat itu yakni antara Tentara Sekutu Amerika yang akhirnya berhasil mengalahkan Tentara Jepang yang selama ini berkuasa dikawasan Asia Pasifik.

Baca juga: Patung Ir Soekarno Icon Baru di Pulau Morotai Maluku Utara, Kerap Dijadikan Tempat Berfoto

Keterlibatan pulau Morotai pada Perang Dunia Kedua adalah sebagai lokasi meletusnya pertempuran Terakhir Jepang menghadapi Amerika.

Di Pulau Morotai ini jugalah akhirnya Jepang harus menyerah kepada Sekutu dan harus meninggalkan wilayah kekuasaanya di asia pasifik termasuk Indonesia.

Menjadi saksi sejarah, di Pulau Morotai banyak jejak bekas peninggalan mulai dari Pakaian, Peralatan Tempur, Tang, Kapal dan Peralatan Penting Lainnya semasa perang dunia kedua.

Hal itu bisa kita lihat di Museum Perang Dunia kedua.

Begitu juga dengan banyak jejak perjuangan lainya yang ada di Museum Trikora yang dibangun di kota Daruba yakni Ibu Kota Kabupaten Morotai.

Dua Museum ini berada ditepi pantai atau tepatnya di Desa Wawama, Kecamatan Morotai Selatan.

Menarik saat ini dua Museum telah menjadi tempat wisata dan cagar budaya.

Banyak turis dari berbagai manca negara telah berkunjung ke situ.

"Banyak turis yang telah datang ke sini terutama dari luar negeri," ujar Imarah salah satu warga Morotai saat diwawancara Tribun Manado,  Sabtu (6/1/2024).

Ia menjelaskan Morotai sangat bangga memiliki Museum perang dunia kedua

"Ini jadi  juga sudah jadi cagar budaya yang akan terus dilihat oleh anak cucu kita," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved