LPG 3 Kg di Manado
Warga Manado Keluhkan Sulitnya LPG 3 Kg, Pangkalan Beberkan Penyebabnya
Penjaga pangkalan LPG 3 kg di Jalan Sam Ratulangi, Bill, mengatakan stok gas di tempatnya telah habis sejak pagi.
Penulis: Isvara Savitri | Editor: Isvara Savitri
Ringkasan Berita:
- Warga mengeluh sulit dapat gas LPG 3 kg di Manado.
- Pangkalan menyebut bahwa stok cepat habis.
- Warga diduga menggunakan identitas lain demi mendapat lebih dari 1 tabung.
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Kelangkaan gas elpiji (LPG) 3 kilogram kembali dikeluhkan warga Kota Manado, Sulawesi Utara.
Warga Kelurahan Teling Bawah, Lala, mengaku kesulitan mencari gas LPG 3 kg sejak akhir tahun 2025.
"Iya, susah sekali. Satupun tidak dapat," ujarnya, Kamis (8/1/2026).
Sejumlah pangkalan pun mengaku stok cepat habis meski pasokan dari Pertamina disebut tidak mengalami pengurangan.
Penjaga pangkalan LPG 3 kg di Jalan Sam Ratulangi, Bill, mengatakan stok gas di tempatnya telah habis sejak pagi.
Pasokan baru diperkirakan masuk besok sekitar pukul 09.00-10.00 Wita
“Gas sudah habis, besok baru ada sekitar pukul 09.00-10.00 Wita. Tidak boleh terlambat, karena pasti langsung habis,” ujar Bill.
Menurutnya, harga LPG 3 kg masih dijual sesuai harga eceran tertinggi (HET), yaitu Rp 18 ribu per tabung.
Namun, pembelian dibatasi maksimal dua tabung per orang dan wajib menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP).
Bill mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab sulitnya LPG 3 kg.
Namun, kondisi tersebut hampir selalu terjadi setiap akhir dan awal tahun.
“Padahal pasokan dari Pertamina jumlahnya selalu sama,” katanya.
Hal serupa disampaikan penjaga pangkalan LPG 3 kg di Jalan Ahmad Yani yang tak ingin disebutkan namanya.
Stok di tempatnya gas juga telah habis dan pasokan berikutnya diperkirakan masuk besok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/Kamis-812026-Gas-LPG-3-kg-di-pangkalan-kerap-kosong.jpg)