Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Bemo Dibunuh

Meski Keluar Masuk Penjara di Manado, di Mata Warga Bemo Sosok yang Ramah

Bemo tewas ditikam oleh pelaku bernama Noval P Nur warga kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara.

|
Penulis: Nielton Durado | Editor: Rizali Posumah
HO/facebook
Bemo korban pembunuhan di Kota Manado. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID -- Indra Matheos (37) alias Bemo tewas dalam kasus pembunuhan yang terjadi pada Minggu 17 Desember 2023 malam.

Bemo tewas ditikam oleh pelaku bernama Noval P Nur warga kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil, Manado, Sulawesi Utara.

Bemo sendiri dikenal dengan sosok preman yang sangat disegani di Kota Manado.

Ia disebut sebagai Panglima Wonasa oleh sebagian warga.

Tak hanya itu, Bemo juga sering keluar masuk penjara karena kasus penganiayaan.

Meski demikian, ia dikenal ramah oleh warga di Kecamatan Singkil.

"Kami kenal dia memang seorang preman. Tapi Bemo juga sosok yang ramah kepada warga," ujar Fadillah salah satu warta Kecamatan Singkil.

Beberapa polisi di Polresta Manado pun sangat mengenal sosok Bemo.

Bahkan ketika terlibat masalah, Bemo adalah orang yang tak sulit dicari.

"Kalau terlibat masalah pasti langsung menyerahkan diri. Bemo itu koperatif," ucap salah seorang polisi berpangkat Aipda di Polresta Manado.

Walaupun sering keluar masuk penjara, Bemo adalah sosok yang gemar berbagi.

"Kalau ada uang, Bemo sering bagi-bagi ke warga. Dia preman tapi sangat pintar bergaul," tegas dia.

Polisi kawal prosesi penguburan Bemo

Kepolisian mengawal jenazah Almarhum Indra Matheos alias Bemo dari Masjid Jami Miftahul Jannah, Ternate Baru, Singkil, Kota Manado, Sulawesi Utara, menuju lahan pekuburan, Senin (18/12/2023).

Setelah menjalani salat, jenazah kemudian dibawa dengan menggunakan mobil ambulans menuju ke pekuburan keluarga di Kombos Timur.

Barisan depan diisi oleh petugas kepolisian yang menjaga kelancaran prosesi.

Diikuti oleh mobil ambulans yang membawa jenazah serta ratusan pelayat yang ikut mengantar dengan haru dan duka cita.

Keadaan diawasi oleh pihak kepolisian demi menjaga keamanan.

Pihak keluarga tak kuasa menahan tangis di sepanjang perjalanan.

Prosesi ini menjadi simbol penghormatan yang terakhir kali untuk almarhum.

Dikenal sebagai pribadi yang baik

Salah satu pelayat mengatakan almarhum semasa hidupnya sangat suka membantu warga sekitar.

"Orangnya humble, banyak kebaikan yang sudah ia lakukan semasa hidupnya," ucap salah satu pelayat kepada Tribunmanado.co.id, Senin 18/12/2023.

Menurutnya insiden yang menimpa almarhum sangat mengejutkan.

"Kami tidak menyangka bisa seperti ini," ucapnya lagi.

Rumah duka Bemo berada di Jalan Beringin 4 Kelurahan Ternate Baru, Kecamatan Singkil Kota Manado.

Diketahui Bemo adalah korban pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Singkil ini.

Dia sebelumnya dikawal ratusan warga dari RS Medical Center Paal Dua menuju ke RS Bhayangkara Manado.

Korban tiba di RS Bhayangkara Manado pada Senin 18 Desember 2023 sekitar pukul 00.04 Wita.

Pelaku dan korban warga satu kelurahan

Pelaku berinisial NP alias Opal dan korban korban adalah warga di kelurahan yang sama.

Kasie Humas Polresta Manado Iptu Agus Haryono saat dikonfirmasi mengatakan pelaku sudah ditahan oleh pihaknya.

"Iya sudah kita tangkap," ujarnya.

Ia pun mengatakan pelaku mengalami luka cukup serius.

"Ada beberapa luka yang cukup serius," kata dia.

"Lukanya dibagian leher dan ada di kaki juga," tegas dia.

Saat ini Polresta Manado masih terus melakukan pengembangan terkait kasus tersebut.

Agus pun meminta agar warga tetap tenang dan menyerahkan kasus ini kepada pihak kepolisian.

"Serahkan proses hukumnya pada kami," tegas dia. (Nie)

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved