Berita Viral
Viral Prajurit TNI Tewas Dihajar Senior, Prada MZR Dipukuli di Leher dan Dada, Ini Kronologinya
Prajurit TNI dari Batalyon Zeni Tempur 4/ Tanpa Kawandya Ambarawa Kabupaten Semarang, Prada MZR tewas setelah dihukum seniornya.
Total barang yang berhasil disita mencapai 38 item.
Sempat Latihan Bareng Anggota Brimob
Sebelum diamankan, pria Kelurahan Fitu, Ternate Selatan ini sempat ikut latihan di barak remaja Batalyon B Resimem III Pelopor Mako Korbrimob selama sebulan.
Di sana, IHA berpura-pura layaknya anggota Brimob remaja dengan memakai atribut Kepolisian lengkap.
Informasi yang dihimpun TribunTernate.com, salah seorang senior menaruh curiga terhadap IHA.
Benar saja, IHA bukan seorang anggota Brimob, melainkan warga sipil yang dengan sengaja mengikuti pelatihan.
IHA diamankan pada Rabu (23/11/2023), sekira pukul 15:59 WIT di Mako Korbrimob.
Kini IHA tengah jalani pemeriksaan Provos Brimob, Senin (27/11/2023).
"Memang menang, pria yang ditangkap adalah warga Kota Ternate."
"Dan menurut informasi, IHA sudah pernah ditangkap dengan kasus serupa, "ungkap narasumber yang enggan menyebutkan nama.
Viral di Media Sosial
Kasus IHA ini viral di media sosial.
Hal itu diketahui dalam unggahan akun TikTok @doubleagent01.
Dalam unggahannya itu, memperlihatkan IHA keciduk telah masuk ke markas Brimob dan tinggal selama satu bulan.
“Sudah satu bulan si tampan pemberani tinggal satu barak. Dan lucunya bisa gak kenal. Setelah satu bulan baru ketahuan,” tulis akun tersebut.
“Katanya elit full gear. Satu bulan disabotase orang sipil, tinggal dibarak selama 1 bulan nggak kenal. Apatis,” tulisnya lagi di video lainnya.
“Bisa-bisanya pakai motor dan senjata Resimen III,” ujarnya.
Beberapa akun TikTok lainnya mengunggah video itu dan menyayangkan dengan kejadian itu, di mana warga sipil berhasil masuk ke mako brimob selama satu bulan hingga kuasai senjata.
Seperti yang di unggah oleh akun TikTok @SipilyangdipersenjaTAI. Ia berharap tidak ada kejadian seperti di Kelapa 2.
“Jangan sampai kejadian penyanderaan seperti yang pernah terjadi di kelapa 2 terulang kembali, apalagi berhubungan dengan senjata, amunisi dan personil. Jangan sia sia kan pajak dan uang rakyat,” ungkap akun tersebut.
Banyak dari publik yang menilai jika mereka para brimob suka siaran langsung TikTok. Oleh sebab itu tidak ada yang mengetahui ada brimob gadungan masuk.
“Bener skg polisi sm TNI pada sibuk live TikTok,” komentar netizen.
“Setiap orang sibuk dengan live tiktok nya sendiri,mana sempat buat peduli kiri kanan nya,” sahut yang lain.
“Gak pernah kumpul ya gini.. apatis semua. di tiktok sok keras bnget. ketara bnget apatisnya,” komentar netizen lain.
(*/tribun-medan.com)
Diolah dari artikel TribunJateng.com dan Tribun-Medan.com
Sumber: Tribun Jateng
Artikel ini telah tayang di TribunStyle.com
Baca Berita Lainnya di: Google News
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/ilustrasi-tni-tewas-kasus-tni-bunuh-tni-prada-map-tewas-disiksa-dua-seniornya-di-kaltara.jpg)