Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Mata Lokal Memilih

Sejarah PDI Perjuangan, Partai Politik yang Awal Mula Didirikan oleh Bung Karno pada 4 Juli 1927

PDIP saat ini menjadi partai penguasa pemerintahan pasca kemenangan pada Pemilu beberapa waktu lalu.

KOMPAS/JOHNNY TG
Orasi Megawati Soekarnoputri pada HUT PDI Perjuangan ke-26 di Surabaya. Kota Surabaya pada hari Minggu (7/3/1999) praktis menjadi “milik” Partai Demokrasi Indonesia (PDI) 

Meskipun larangan itu diterbitkan, secara de facto Megawati Sukarnoputri akhirnya dinobatkan sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI periode 1993-1998. 

Hal ini kemudian diakui secara resmi dalam Musyawarah Nasional (Munas) pada tanggal 22-23 Desember 1993 di Jakarta, di mana Megawati Sukarnoputri sah menjadi Ketua Umum DPP PDI.

Konflik internal dalam PDI terus berlanjut hingga mencapai puncaknya dengan diselenggarakannya Kongres pada tanggal 22-23 Juni 1996 di Asrama Haji Medan.

Pada tanggal 20 Juni 1996, para pendukung Megawati Sukarno Putri mengadakan unjuk rasa yang kemudian berujung pada bentrokan dengan aparat keamanan yang bertugas menjaga kongres tersebut.

Selanjutnya, pada tanggal 15 Juli 1996, pemerintahan Suharto mengonfirmasi Suryadi sebagai Ketua Umum DPP PDI.

Akhirnya, pada tanggal 27 Juli 1996, para pendukung Megawati Sukarnoputri menyelenggarakan Mimbar Demokrasi di halaman kantor DPP PDI yang terletak di Jalan Diponegoro Nomor 58, Jakarta Pusat.

Pada saat yang sama, muncul kelompok berkaus merah yang merupakan pendukung kubu Suryadi, yang kemudian terlibat dalam bentrokan dengan pendukung Megawati Sukarnoputri. 

Peristiwa ini dikenal sebagai Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli atau dikenal sebagai Peristiwa Kudatuli.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com

Baca berita lainnya di: Google News.

Berita terbaru Tribun Manado: klik di sini.

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved