Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Al Quran

6 Adab Membaca Al Quran, Perhatikan dan Simak Agar Membawa Berkah yang Lebih

Perhatikan dan sima 6 adab membaca Al Quran berikut ini agar membawa berkah lebih banyak untuk anda.

Editor: Yuri Senita Amalia Dasinangon
pixabay
Foto Al-Quran (QS. As-saffat Ayat 173). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Al Quran merupakan kitab suci ynag diyakini oleh seluruh umat Islam diserluruh dunia.

Al Quran juga merupakan mukjizat yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW.

Sehingga dalam Al Quran mengandung firman - firman Allah SWT.

Yang menjadi tuntunan, membawa pesan dan sejarah serta peringatan kepada umat manusia.

Membaca Al Quran merupakan suatu ibadah.

Sehingga dalam membaca Al Quran manusia perlu memperhatikan adab dan aturannya.

Dengan mambaca Alquran muslim dapat mengerti petunjuk dalam segala aspek kehidupan yang Allah turunkan.

Barang siapa yang membaca, mempelajari, serta mengamalkan isi yang terkandung di dalam Alquran, maka ia akan memperoleh manfaatnya.

Hal ini sesuai dengan sabda Rasulullah SAW yang berarti,

"Bacalah Alquran, sesungguhnya ia akan datang di hari Kiamat memberi syafaat kepada para pembacanya." (HR. Imam Muslim).

Agar dalam melakukan ibadah membaca Alquran menjadi berkah, simak adab adabnya berikut ini:

Baca juga: Siti Maryam : Doa dan Kisah yang Tercantum Dalam Al Quran, Memohon Rezeki dan Perlindungan

1. Dalam keadaan bersuci

Salah satu adab saat membaca Alquran sebagai bentuk penghormatan kepada-Nya adalah dengan bersuci.

Bersuci disini diartikan suci pakaian, tempat, dan juga diri. Mensucikan diri dapat dilalukan dengan berwudhu. Rasulullah SAW bersabda,

"Jika ada seseorang berwudhu dengan membaguskan wudhu'nya, maka keluarlah dosa-dosanya dari kulitnya sampai dari kuku jari-jemarinya.” (HR. Muslim)

2. Menghadap kiblat

Karena membaca Alquran merupakan suatu bentu ibadah maka kita juga harus memperhatikan posisi kita ketika sedang membacanya.

Saat membaca Alquran umat muslim dapat menghadap ka'bah yang merupakan arah kiblat dan juga memposiskan diri di tempat yang layak dan juga dalam posisi tegak sebagai bentuk kita menjaga adab ketika membaca firman-firman Nya.

3. Membaca Ta'awuz

Taawuz atau Ta'awudz adalah doa memohon perlindungan kepada Allah SAW dari setan yang terkutuk.

Meski hukumnya sunnah, adab membaca Alquran ini tentu menjadi langkah berikutnya yang harus diterapkan. Bacaan ta'awudz yaitu:

“a’udzu billahi minasy syaithonir rajiim”

Artinya: "Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk."

Adapun perintah membaca Ta'awudz disebutkan pada ayat di bawah ini:

فَإِذَا قَرَأْتَ الْقُرْآَنَ فَاسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ

"Jadi ketika seseorang membaca Alquran, [pertama] berlindung kepada Allah dari Setan, diusir [dari rahmat-Nya]." (Q.S. An-Nahl: 98)

4. Baca dengan tartil dan memperhatikan hukum tajwid

Menurut arti kata tartil berarti perlahan-lahan.

Membaca secara perlahan akan membantu seseorang untuk memahami dan mentadabburi maknanya. Hukum membaca Alquran pelan-pelan (tartil) adalah sunnah dan makruh jika membacanya dengan cepat.

Seperti yang disebutkan dalam Alquran di bawah ini:

اأَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

"Atau tambahkan, dan bacalah Alquran dengan bacaan yang terukur." (Q.S. Al-Muzzamil: 4)

Sementara menurut tafsir Ibnu Katsir, tartil berarti membaca sesuai hukum tajwid.

Membaca Alquran sangat penting untuk memperhatikan tajwid bacaannya agar tidak merubah makna ayat yang dibaca.

Tajwid merupakan hukum bacaan dalam membaca Quran.

Muslim sangat diharuskan untuk memahami tajwid karena dalam membaca Alquran kesalahan sedikit saja dalam hal pengucapan dapat merubah arti ayat tersebut.

5. Niat karena Allah

Setelah segala persiapan dari tempat, pakain, dan segala sesuatunya sudah siap ketika membaca Alquran hendaknya kita berniat semata mata mengharap ridha-Nya, lillahi ta'ala.

Karena segala amal dilihat dari niatnya. Seperti yang tertulis dalam hadist berikut:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى

Artinya: "Sesungguhnya segala perbuatan itu bergantung pada niatnya, dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkannya." (HR Bukhari dan Muslim)

6. Diakhiri dengan membaca doa

Setelah membaca Alquran menurut Syaikh Muhammad Makki dalam kitab Nihayatul Qaulil Mufid fi Ilmit Tajwid, dianjurkan untuk membaca doa penutup yang berbunyi:

صدق الله العظيم وبلغ رسوله الكريم ونحن على ذلك من الشاهدين

Shadaqallahul ‘adziim wa balagha rasuuluhul kariim wa nahnu ‘alaa dzaalika minasy syaahidin

Artinya: “Maha benar Allah Yang Maha Agung dan Rasulnya yang mulia telah menyampaikan dan kami atas hal itu termasuk orang-orang yang bersaksi.”

Itulah adab dalam membaca Alquran.

Semoga kita bisa mendapat berkah dari membaca Alquran.

(tribunjogjga.com)

Baca juga: Siti Maryam : Doa dan Kisah yang Tercantum Dalam Al Quran, Memohon Rezeki dan Perlindungan

Baca berita-berita terbaru Tribun Manado di : Google News

Sumber: Tribun Jogja
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved