Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Al Quran

Allah Cahaya di Atas Cahaya, Berikut Bacaan dan Terjemahan Al Quran Surah An Nur Ayat 35

Secara keseluruhan, Surah An-Nur terdiri dari 64 ayat dan termasuk dalam kategori Surah Madaniyah.

Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
META AI
AL QURAN - Ilustrasi seorang Muslim membaca Al Quran. Diakses pada Minggu 27 April 2025 dari Meta AI. Bacaan dan Terjemahan Surah An-Nur Ayat 35 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Surah An-Nur, yang merupakan surah ke-24 dalam Al-Quran, menyimpan banyak hikmah, salah satunya terdapat dalam Ayat 35.

Ayat ini bukan hanya menjadi inti dari surah ini, tetapi juga menjadi dasar dari nama surah itu sendiri An Nur, yang berarti, Cahaya.

Secara keseluruhan, Surah An-Nur terdiri dari 64 ayat dan termasuk dalam kategori Surah Madaniyah.

Surah Madaniyah adalah surah yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW pada masa beliau berada di Kota Madinah, setelah hijrahnya dari Mekkah.

Ayat 35 dari surah ini berbicara tentang cahaya Ilahi, menggambarkan bagaimana cahaya Allah SWT yang menerangi seluruh alam semesta dan menyinari hati umat-Nya.

Dalam tafsirnya, ayat ini sering dianggap sebagai simbol petunjuk dan penerangan dari Allah yang membawa umat-Nya pada kebenaran.

Bacaan dan Terjemahan Surah An-Nur Ayat 35:

Bacaan dan terjemahan Surah An Nur ayat 35

۞ اَللّٰهُ نُوْرُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۗ مَثَلُ نُوْرِهٖ كَمِشْكٰوةٍ فِيْهَا مِصْبَاحٌۗ اَلْمِصْبَاحُ فِيْ زُجَاجَةٍۗ اَلزُّجَاجَةُ كَاَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّيٌّ يُّوْقَدُ مِنْ شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُوْنَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَّلَا غَرْبِيَّةٍۙ يَّكَادُ زَيْتُهَا يُضِيْۤءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌۗ نُوْرٌ عَلٰى نُوْرٍۗ يَهْدِى اللّٰهُ لِنُوْرِهٖ مَنْ يَّشَاۤءُۗ وَيَضْرِبُ اللّٰهُ الْاَمْثَالَ لِلنَّاسِۗ وَاللّٰهُ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمٌ ۙ

Allāhu nūrus-samāwāti wal-arḍ(i), maṡalu nūrihī kamisykātin fīhā miṣbāḥ(un), al-miṣbāḥu fī zujājah(tin), az-zujājatu ka'annahā kaukabun durriyyuy yūqadu min syajaratim mubārakatin zaitūnatil lā syarqiyyatiw wa lā garbiyyah(tin), yakādu zaituhā yuḍī'u wa lau lam tamsashu nār(un), nūrun ‘alā nūr(in), yahdillāhu linūrihī may yasyā'(u), wa yaḍribullāhul-amṡāla lin-nās(i), wallāhu bikulli syai'in ‘alīm(un).

Allah (pemberi) cahaya (pada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya-Nya seperti sebuah lubang (pada dinding) yang tidak tembus) yang di dalamnya ada pelita besar.

Pelita itu di dalam tabung kaca (dan) tabung kaca itu bagaikan bintang (yang berkilauan seperti) mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang diberkahi, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di timur dan tidak pula di barat) yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi walaupun tidak disentuh api.

Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis).

Allah memberi petunjuk menuju cahaya-Nya kepada orang yang Dia kehendaki. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia. Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

Ikuti Saluran WhatsApp Tribun Manado dan Google News Tribun Manado untuk pembaharuan lebih lanjut tentang berita populer lainnya.

Bergabung dengan WA Tribun Manado di sini >>>

Simak Berita di Google News Tribun Manado di sini >>>

Baca Berita Update TribunManado.co.id di sini >>> 

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved