Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Al Quran

Bacaan dan Terjemahan Ayat Kursi dalam Surah Al Baqarah: Allah, Tidak Ada Tuhan Selain Dia

Surah Al-Baqarah termasuk dalam kategori Surah Madaniyah, yaitu surah yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW di Kota Madinah.

Penulis: Rizali Posumah | Editor: Rizali Posumah
META AI
AL QURAN - Ilustrasi seorang Muslim sedang membaca Al Quran. Gambar diakses dari Meta AI pada 27 April 2025. Bacaan dan terjemahan Ayat Kursi atau ayat ke 255 surah Al Baqarah. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Surah Al Baqarah adalah surah kedua dalam Al Quran dan juga merupakan surah terpanjang dengan 286 ayat.

Surah ini dimulai dengan tiga huruf, yaitu Alif Lam Mim, yang menjadi ayat pertama dalam surah tersebut.

Surah Al-Baqarah termasuk dalam kategori Surah Madaniyah, yaitu surah yang diturunkan oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW selama beliau berada di Kota Madinah setelah hijrah dari Mekkah.

Nama "Al-Baqarah" sendiri berarti "Sapi," yang merujuk pada kisah umat Nabi Musa, Bani Israil, yang diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih sapi betina. Kisah ini menjadi simbol kepatuhan kepada perintah Allah.

Di dalam Surah Al-Baqarah, terdapat satu ayat yang memiliki kedudukan sangat agung dan penting dalam Al-Quran, yaitu Ayat Kursi.

Ayat ini terdapat pada ayat ke-255 dan sering dianggap sebagai ayat yang memberikan perlindungan dan cahaya spiritual bagi umat Islam yang membacanya.

Bacaan dan terjemahan Ayat Kursi atau ayat ke 255 surah Al Baqarah

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Allāhu lā ilāha illā huw(a), al-ḥayyul-qayyūm(u), lā ta'khużuhū sinatuw wa lā naum(un), lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ(i), man żal-lażī yasyfa‘u ‘indahū illā bi'iżnih(ī), ya‘lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai'im min ‘ilmihī illā bimā syā'(a), wasi‘a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ(a), wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-‘aliyyul-‘aẓīm(u).

Allah, tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya).

Dia tidak dilanda oleh kantuk dan tidak (pula) oleh tidur.

Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi.

Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya.

Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka.

Mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun dari ilmu-Nya, kecuali apa yang Dia kehendaki.

Halaman
12
Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved