Berita Populer Sulut
3 Berita Populer Sulawesi Utara, Harga Cabai Rp 100 per Kilogram, Cewek di Minut Meninggal Tak Wajar
Berita Populer Sulawesi Utara Sabtu 21 Oktober 2023.Mulai dari harga cabai naik hingga Rp 100 ribu per kilogram.
Banyak yang kasihan dengan si ayah.
"Kasiang eh depe papa, pasti ancor skali itu lia anak cewek so bagitu," tulis warganet.
Hingga berita ini dimuat, postingan Queensha Emelly Maria Eloise itu sudah dibagikan ratusan kali oleh warganet.
Tribun Manado saat ini masih berusaha menghubungi pihak terkait dan pihak keluarga perihal kejadian tersebut.
DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.
Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.
Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/.
Anda dapat langsung mencoba menghubungi Puskesmas tingkat Kecamatan dan/atau Rumah Sakit Umum terdekat yang menjadi rujukan di kota tempat tinggal Anda. Jika Anda menghubungi rumah sakit, tanyakan apakah mereka memiliki psikolog, psikiater, atau poliklinik jiwa.
Psikolog di Manado Sulawesi Utara Ungkap Penyebab Seseorang Lakukan Aksi Bunuh Diri
Selang tahun 2022- 2023 kasus bunuh diri marak terjadi di Sulawesi Utara.
Diantaranya kasus bunuh diri Desa Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, hingga di Desa Moronge, Kabupaten Talaud sampai di Manado.
Terkait hal itu Psikolog di Manado Sulawesi Utara yakni Dr. Preysi Siby M.Psi mengungkap beberapa penyebab seseorang lakukan aksi bunuh diri dan solusinya.
Preysi menjelaskan penyebab terjadinya bunuh diri antara lain, kehilangan sosok yang dicintai dan diandalkan membuat dirinya merasa tidak mampu lagi hidup tanpa keberadaan orang tersebut.
Selain itu, bunuh diri bisa juga terjadi akibat stres yang berkepanjangan, menyebabkan depresi, sehingga individu merasa tidak ada jalan lain selain bunuh diri.
Tak hanya itu, obat-obatan dan Napza juga mempengaruhi kendali emosi individu sehingga memudahkan untuk melakukan tindak bunuh diri.
"Percobaan bunuh diri merupakan fenomena yang sering terjadi di berbagai belahan dunia saat ini," ujar Preysi, kepada Tribun Manado via whatsApp, Senin (17/7/2023).
Kata Dr Preysi, percobaan bunuh diri berhubungan erat dengan aspek psikologis dan pengambilan keputusan, ketika seseorang dihadapkan pada suatu permasalahan maka seseorang memiliki dua pilihan yaitu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara yang positif atau dengan cara yang negatif yaitu, bunuh diri.
Bahwasannya, percobaan bunuh diri dilakukan karena adanya rasa kehilangan dan sebagai sarana untuk mengekspresikan emosi-emosi negatif yang dirasakan, hal ini disebabkan oleh depresi yang muncul tidak dapat direduksi oleh ego, ini sejalan dengan teori Freud mengenai bunuh diri yaitu adanya pembalikan agresi pada diri sendiri akibat adanya rasa kehilangan objek ‘cinta’.
Sejalan dengan teori Beck mengenai depresi, pada penelitian ini juga ditemukan adanya depresi sebelum dan pasca percobaan bunuh diri.
Pada penelitian ini juga ditemukan bahwasannya mereka yang melakukan percobaan bunuh diri cenderung tidak berpikir sistematis.
Dalam hal ini, bertentangan dengan teori perkembangan Piaget yang menyatakan adanya kematangan logika berpikir dan cenderung berpikir sistematis sebelum mengambil tindakan.
Hal ini dipengaruhi oleh depresi yang timbul sebelum percobaan bunuh diri berlangsung.
"Depresi juga didukung karena adanya tekanan dari lingkungan sosial dan subjek tidak mampu menyesuaikan dirinya, didukung dengan adanya faktor internal yaitu pandangan negatif pada diri dan masa depan, maka timbul rasa frustrasi yang diwujudkan dengan percobaan bunuh diri, hal ini sesuai dengan bunuh diri egoistik dan anomi," pungkasnya.
Penyebab lain, seorang ingin melakukan bunuh diri adanya emosi negatif karena emosi-emosi negatif yang dirasakannya oleh dirinya sendiri.
Ini terjadi karena ego yang lemah, gagal membelokkan agresi pada objek diluar dirinya.
Ego dalam diri seseorang ini dibentuk oleh keluarga dan lingkungan sosial. Penting menjadi catatan bahwa ortu menjaga lingkungan yang baik juga sehat untuk anak.
Penyebab lain juga percobaan bunuh diri dianggap oleh diri sendiri merupakan jalan keluar dari masalah yang dihadapi, percobaan bunuh diri juga dianggap sebagai suatu cara untuk mengubah realitas yang terjadi namun pada kenyataan tidak mengubah realitas yang terjadi.
Selain itu bullying juga bisa menjadi penyebab seorang bunuh diri.
Bullying adalah perilaku negatif yang mengakibatkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman/terluka dan biasanya terjadi berulang-ulang.
Keadaan yang tidak nyaman ini dapat berupa kekhawatiran, ketakutan, kesedihan, ketersinggungan, kejengkelan ataupun kemarahan.
Keadaan yang tidak nyaman dalam fisik adalah lecet, luka, memar, patah tulang dan sebagainya.
Kenyataannya, banyak yang mengganggap bahwa bullying bukan kekerasan hanya tindakan yang awalnya bercanda, namun apabila hal ini dilakukan secara berkelanjutan maka akan menjadi masalah yang berbahaya.
Beberapa contoh dari tindakan bullying adalah mengejek, menyebarkan rumor, menghasut, mengucilkan, manakut-nakuti (intimidasi), mengancam, menindas, memalak, atau meyerang secara fisik (mendorong, menampar atau memukul).
"Dalam mengelompokkan perilaku bullying kedalam beberapa kelompok yaitu, kontak fisik langsung, kontak verbal langsung, perilaku non verbal langsung, perilaku non verbal tidak langsung dan pelecehan seksual. Dampaknya kecewa, stres, depresi sampai pada percobaan bunuh diri," tuturnya.
Sehingga Dr Preysi membeberkan berapa solusi yang dapat dilakukan antara lain,
Komunikasi orangtua dan anak harus lebih intensif dilakukan, terus Psimemfungsikan peran BK Sekolah dalam mengatasi masalah siswa.
Serta pelatihan PFA atau Bantuan Psikologis awal bagi guru-guru agar mampu mendeteksi dan memberikan prevensi dini pada masalah psikologis siswa seperti yang dilakukan HIMPSI di 30 Provinsi dalam rangka Ultah ke 64 tahun.
Baca juga: Link Live Streaming Mainz vs Bayern Munchen, Nonton Bundesliga Malam Ini, Akses Disini
Baca juga: Ramalan Shio Kerbau-Kambing-Tikus-Ular-Naga-Macan Besok Minggu 22 Oktober 2023
Berita Populer Sulawesi Utara: Steven Kandouw Jabat Plt Ketua DPD PDIP Sulut |
![]() |
---|
3 Berita Populer Sulut: Steven Liow Diperiksa Polisi hingga 2 Penambang Tertimbun Longsor |
![]() |
---|
3 Berita Viral di Sulut: Sosok Elen Parengkuan, Kecelakaan di Bumbungon, Anggota Polisi Meninggal |
![]() |
---|
3 Berita Populer Sulut: Sosok Bianca Lantang, VAP Bebas Murni, Orangtua Aniaya Guru di Belang |
![]() |
---|
Berita Populer Sulut: Listrik 1 x 24 Jam Kini Dinikmati Masyarakat Pulau Gangga dan Talisei Minut |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.