Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Berita Populer Sulut

3 Berita Populer Sulawesi Utara, Harga Cabai Rp 100 per Kilogram, Cewek di Minut Meninggal Tak Wajar

Berita Populer Sulawesi Utara Sabtu 21 Oktober 2023.Mulai dari harga cabai naik hingga Rp 100 ribu per kilogram.

Editor: Chintya Rantung
Kolase Tribun Manado
Berita populer Sulawesi Utara 21 Okotber 2023 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berita Populer Sulawesi Utara Sabtu 21 Oktober 2023.

Mulai dari harga cabai naik hingga Rp 100 ribu per kilogram.

Simak selengkapnya:

1. Harga Cabai Naik Rp 100 ribu per kilogram.

Harga cabai rawit kembali naik di Kota Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (21/10/2023).

Hari ini harga cabai rawit di Pasar Bersehati Manado mengalami kenaikan Rp 100 ribu per kilogram. 

Padahal kemarin harganya Rp 60 ribu per kilogram. 

Nurwati salah satu pedagang mengatakan kenaikan harga cabai rawit ini disebabkan karena kurangan stok.

"Cabai Gorontalo habis di Pasar Bersehati saya punya juga sisa sedikit, makanya harganya mahal hari ini," ucapnya.

Kata Rahman meskipun mahal warga yang datang ke Pasar tetap membeli.

"Tatap laku ini saja sudah mau habis kemungkinan stoknya ini sudah habis sebelum malam," tuturnya.

2.Polsek Airmadidi Minut Sulawesi Utara Lakukan Razia, Sita Puluhan Botol Berisi Miras

Polsek Airmadidi melakukan razia di wilayah hukum Polsek Airmadidi, Jumat (20/10/2023) malam.

Hal ini disampaikan Kapolsek Airmadidi, Iptu Yusi Kristiana saat dihubungi, Sabtu 21 Oktober 2023.

"Tadi malam kami melakukan razia secara mobile maupun stationary dengan sasaran minuman keras (miras), sajam, judi, premanisme dan kejahatan jalanan di wilayah hukum Polsek Airmadidi," kata Kapolsek.

Dikatakan Kapolsek, razia dipimpin oleh Wakapolsek Airmadidi Iptu Dance Rungkat, bersama anggota Ka SPKT Aiptu Bambang Sutikno, Kanit Intel Aipda Gland Lengkong, Bhabinkamtibmas Aipda Agus Wiyono dan Unit Reskrim Brigadir Noflin Sujudi.

"Personel Polsek Airmadidi melaksanakan kegiatan pemeriksaan di warung-warung untuk mengecek apakah menjual miras atau tidak," ucap Kapolsek.

Menurut Kapolsek, setelah selesai dilakukan pemeriksaan di warung-warung personil Polsek Airmadidi memberikan himbauan agar tidak menjual minuman keras.

"Anggota saya menghimbau warung-warung agar tidak menjual miras, dikarenakan hal itu sebagai pemicu utama dari berbagai macam tindak kejahatan," tegas Kapolsek.

Hasil operasi tadi malam disampaikan satu-satunya Kapolsek perempuan di jajaran Polres Minut ini ada puluhan botol yang disita di salah satu warung.

"Saat dilakukan pemeriksaan di sebuah warung di Desa Watutumou milik Sendly Manuho, ditemukan minuman keras jenis cap tikus yang sudah dikemas dalam botol air mineral," ungkap Kapolsek.

Dengan begitu Kapolsek menyebut anggotanya langsunh menyita minuman keras tersebut dan diberikan peringatan kepada penjual.

"Adapun miras yang kami sita ada 17 botol berukuran 600 ml dan 3 botol ukuran 1500 ml," ujar Kapolsek.

Kapolsek menegaskan, razia sepert ini akan dilakukan secara rutin.

3.Viral Video Cewek di Minut Sulut Meninggal Tak Wajar, Ekspresi Ayah si Gadis Bikin Warganet Heboh

Info BeritaViral hari ini, Sabtu 21 Oktober 2023.

Sebuah postingan di media sosial yang memperlihatkan seorang gadis meninggal tak wajar menjadi berita ViralLokal di Sulawesi Utara (Sulut ).

Dalam video yang beredar di beranda Facebook warga Sulut, tampak seorang wanita ditemukan meninggal tak wajar.

Tubuh si wanita terlihat dipeluk oleh seorang pria tua.

Warganet menyebut kalau pria tua itu merupakan ayah dari si gadis.

Gadis yang heboh itu disebutkan merupakan warga Minahasa Utara ( Minut ), Sulut .

Info yang didapat, si gadis meninggal tak wajar diduga ada kaitannya dengan asmara.

Beredarnya video tersebut membuat warganet heboh.

Netizen fokus dengan ekspresi sang ayah.

Kesedihan terlihat jelas di wajah sang ayah.

Pria tua itu terlihat tak kuasa menahan kesedihan.

Si pria sepertinya mau menangis.

Dirinya memeluk tubuh sang putri.

Dalam postingan itu diketahui kalau si gadis bernama Lia.

Lia adalah warga Suwaan, Minahasa Utara, Sulut.

Postingan ini dibagikan oleh akun Facebook bernama Queensha Emelly Maria Eloise.

Dalam reels yang diunggah Queensha Emelly Maria Eloise, terlihat beberapa screenshot story terakhir Lia.

Lia mencurahkan isi hatinya.

"Benar-benar hancur tape hidup Tuhan, maaf kalau kita ambe jalan pintas ini, kita minta maaf tuhan kalau kita so ba bodok diri,".

Dari reels itu juga terlihat ekspresi ayah dari si Lia.

Banyak yang kasihan dengan si ayah.

"Kasiang eh depe papa, pasti ancor skali itu lia anak cewek so bagitu," tulis warganet.

Hingga berita ini dimuat, postingan Queensha Emelly Maria Eloise itu sudah dibagikan ratusan kali oleh warganet.

Tribun Manado saat ini masih berusaha menghubungi pihak terkait dan pihak keluarga perihal kejadian tersebut.

DISCLAIMER: Berita atau artikel ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.

Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.

Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri.

Jika Anda memiliki permasalahan yang sama, jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.

Layanan konseling bisa menjadi pilihan Anda untuk meringankan keresahan yang ada.

Untuk mendapatkan layanan kesehatan jiwa atau untuk mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini: https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/.

Anda dapat langsung mencoba menghubungi Puskesmas tingkat Kecamatan dan/atau Rumah Sakit Umum terdekat yang menjadi rujukan di kota tempat tinggal Anda. Jika Anda menghubungi rumah sakit, tanyakan apakah mereka memiliki psikolog, psikiater, atau poliklinik jiwa.

Psikolog di Manado Sulawesi Utara Ungkap Penyebab Seseorang Lakukan Aksi Bunuh Diri

Selang tahun 2022- 2023 kasus bunuh diri marak terjadi di Sulawesi Utara.

Diantaranya kasus bunuh diri Desa Motongkad Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, hingga di Desa Moronge, Kabupaten Talaud sampai di Manado.

Terkait hal itu Psikolog di Manado Sulawesi Utara yakni Dr. Preysi Siby M.Psi mengungkap beberapa penyebab seseorang lakukan aksi bunuh diri dan solusinya.

Preysi menjelaskan penyebab terjadinya bunuh diri antara lain, kehilangan sosok yang dicintai dan diandalkan membuat dirinya merasa tidak mampu lagi hidup tanpa keberadaan orang tersebut.

Selain itu, bunuh diri bisa juga terjadi akibat stres yang berkepanjangan, menyebabkan depresi, sehingga individu merasa tidak ada jalan lain selain bunuh diri.

Tak hanya itu, obat-obatan dan Napza juga mempengaruhi kendali emosi individu sehingga memudahkan untuk melakukan tindak bunuh diri.

"Percobaan bunuh diri merupakan fenomena yang sering terjadi di berbagai belahan dunia saat ini," ujar Preysi, kepada Tribun Manado via whatsApp, Senin (17/7/2023).

Kata Dr Preysi, percobaan bunuh diri berhubungan erat dengan aspek psikologis dan pengambilan keputusan, ketika seseorang dihadapkan pada suatu permasalahan maka seseorang memiliki dua pilihan yaitu menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara yang positif atau dengan cara yang negatif yaitu, bunuh diri.

Bahwasannya, percobaan bunuh diri dilakukan karena adanya rasa kehilangan dan sebagai sarana untuk mengekspresikan emosi-emosi negatif yang dirasakan, hal ini disebabkan oleh depresi yang muncul tidak dapat direduksi oleh ego, ini sejalan dengan teori Freud mengenai bunuh diri yaitu adanya pembalikan agresi pada diri sendiri akibat adanya rasa kehilangan objek ‘cinta’.

Sejalan dengan teori Beck mengenai depresi, pada penelitian ini juga ditemukan adanya depresi sebelum dan pasca percobaan bunuh diri.

Pada penelitian ini juga ditemukan bahwasannya mereka yang melakukan percobaan bunuh diri cenderung tidak berpikir sistematis.

Dalam hal ini, bertentangan dengan teori perkembangan Piaget yang menyatakan adanya kematangan logika berpikir dan cenderung berpikir sistematis sebelum mengambil tindakan.

Hal ini dipengaruhi oleh depresi yang timbul sebelum percobaan bunuh diri berlangsung.

"Depresi juga didukung karena adanya tekanan dari lingkungan sosial dan subjek tidak mampu menyesuaikan dirinya, didukung dengan adanya faktor internal yaitu pandangan negatif pada diri dan masa depan, maka timbul rasa frustrasi yang diwujudkan dengan percobaan bunuh diri, hal ini sesuai dengan bunuh diri egoistik dan anomi," pungkasnya.

Penyebab lain, seorang ingin melakukan bunuh diri adanya emosi negatif karena emosi-emosi negatif yang dirasakannya oleh dirinya sendiri.

Ini terjadi karena ego yang lemah, gagal membelokkan agresi pada objek diluar dirinya.

Ego dalam diri seseorang ini dibentuk oleh keluarga dan lingkungan sosial. Penting menjadi catatan bahwa ortu menjaga lingkungan yang baik juga sehat untuk anak.

Penyebab lain juga percobaan bunuh diri dianggap oleh diri sendiri merupakan jalan keluar dari masalah yang dihadapi, percobaan bunuh diri juga dianggap sebagai suatu cara untuk mengubah realitas yang terjadi namun pada kenyataan tidak mengubah realitas yang terjadi.

Selain itu bullying juga bisa menjadi penyebab seorang bunuh diri.

Bullying adalah perilaku negatif yang mengakibatkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman/terluka dan biasanya terjadi berulang-ulang.

Keadaan yang tidak nyaman ini dapat berupa kekhawatiran, ketakutan, kesedihan, ketersinggungan, kejengkelan ataupun kemarahan.

Keadaan yang tidak nyaman dalam fisik adalah lecet, luka, memar, patah tulang dan sebagainya.

Kenyataannya, banyak yang mengganggap bahwa bullying bukan kekerasan hanya tindakan yang awalnya bercanda, namun apabila hal ini dilakukan secara berkelanjutan maka akan menjadi masalah yang berbahaya.

Beberapa contoh dari tindakan bullying adalah mengejek, menyebarkan rumor, menghasut, mengucilkan, manakut-nakuti (intimidasi), mengancam, menindas, memalak, atau meyerang secara fisik (mendorong, menampar atau memukul).

"Dalam mengelompokkan perilaku bullying kedalam beberapa kelompok yaitu, kontak fisik langsung, kontak verbal langsung, perilaku non verbal langsung, perilaku non verbal tidak langsung dan pelecehan seksual. Dampaknya kecewa, stres, depresi sampai pada percobaan bunuh diri," tuturnya.

Sehingga Dr Preysi membeberkan berapa solusi yang dapat dilakukan antara lain,

Komunikasi orangtua dan anak harus lebih intensif dilakukan, terus Psimemfungsikan peran BK Sekolah dalam mengatasi masalah siswa.

Serta pelatihan PFA atau Bantuan Psikologis awal bagi guru-guru agar mampu mendeteksi dan memberikan prevensi dini pada masalah psikologis siswa seperti yang dilakukan HIMPSI di 30 Provinsi dalam rangka Ultah ke 64 tahun.

Baca juga: Link Live Streaming Mainz vs Bayern Munchen, Nonton Bundesliga Malam Ini, Akses Disini

Baca juga: Ramalan Shio Kerbau-Kambing-Tikus-Ular-Naga-Macan Besok Minggu 22 Oktober 2023

 

 

Sumber: Tribun Manado
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved