Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pembunuhan di Subang

Akhirnya Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang Terungkap, Danu Beri Pengakuan Mengejutkan: Amel

Polisi menyatakan jasad yang diketahui bernama Tuti dan anaknya Amalia Mustika Ratu adalah korban pembunuhan.

Editor: Indry Panigoro
Handout Tribun Style
Ilustrasi. Fakta rekaman CCTC kasus Subang yang diungkap Yosef. 

"Diperoleh informasi dan pengembangan bahwa ada seseorang yang berada di TKP pada saat kejadian. Nah, dari pengembangan tersebut kemudian didapatkan nama," ujar Ibrahim, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Kamis (11/8/2022).

Saat pengembangan kasus, S berada di pelayaran menggunakan kapal ke Kalimantan.

"Dari nama tersebut akhirnya diperoleh informasi bahwa saudara S ini ikut dengan kapal ke Kalimantan dan dilakukan penelusuran kembali dan diperoleh informasi bahwa tanggal 2 Agustus akan berlabuh di sekitar Muara Angke," katanya.

Namun setelah menjalani pemeriksaan, S dilepas oleh polisi. Sementara semua kesaksian S akan dikembangkan oleh penyidik.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar, Komisaris Besar Polisi Ibrahim Tompo mengatakan S berstatus saksi.

Sa adalah seorang penjual makaman soto di sekitar wilayah Subang. S kemudian berhenti berjualan dan bekerja di sebuah kapal.

Beredar foto dan penampakan Yosef dan Danu
Beredar foto dan penampakan Yosef dan Danu tersangka kasus Subang pakai baju tahanan. Keluarga besar korban, Tuti dan Amalia kecewa dua tahun kena prank pelaku (Youtube channel Anjas Asmara)


"Kemudian berhenti berjulalan dan menjadi ABK kapal, akhirnya naik ikut kapal ke kalimantan itu. Sementara itu profil yang kita peroleh," kata Ibrahim.

Danu lihat Yosep benturkan kepala Amalia

Sementara itu dari keterangan Danu ke polisi, di hari kejadian, Yosep meminta Danu untuk menemaninya ke rumah yang menjadi tempat kejadian perkara.

Oleh Yosep yang juga pamannya, Danu diminta menunggu di garasi. Yosep juga sempat meminta Danu mengambil golok.

Seusai menyerahkannya, Danu mengaku tak mengetahui apa yang dilakukan Yosep. Hanya saja, ia sempat mendengar teriakan korban.


"Setelah mendengar teriakan dari para korban yang bernama Amel ini, kemudian dia (Danu) sempat masuk ke dalam dan melihat juga pelaku lain membenturkan kepala Amel ke dinding," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Kepolisan Daerah (Polda) Jabar Kombes Surawan di Bandung, Rabu (18/10/2023).

Soal sosok yang disebut "pelaku lain", Surawan tidak memberikan penjelasan lebih mendalam.

Selain itu ia juga menyebut polisi sudah mengantongi bukti dugaan keterlibatan Yosep yakni berupa bercak darah di baju.

"Ada bukti yang kuat dari YH (Yosep) atau suami Tuti ini. Kita temukan bercak darah di bajunya, sehingga kita kuat dugaan kita bahwa YH ini sebagai pelaku, sehingga kita lakukan penahanan bersama dengan MR," ujar dia.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved